KEBERHASILAN PEMBANGUNAN, DARI BUPATI SUMANTRI UNTUK MASYARAKAT MAGETAN

Dibawah kepemimpinan Bupati Magetan, Drs. H. Sumantri MM, pembangunan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten dikelola sedemikian rupa dengan program prioritas yang diakronimkan menjadi “ Ditata Indah”. Program prioritas pembangunan ini merupakan kependekan dari Pendidikan, Pertanian, Pariwisata, Industri, Perdagangan, dan Kesehatan.

Keberhasilan suatu bangsa dapat diukur dari kualitas sumberdaya manusianya. Oleh karena itu, pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan. Strategi kebijakan dilakukan melalui peningkatan sarana dan prasarana semua jenis dan jenjang pendidikan, peningkatan kualitas tenaga pengajar dari semua jenis dan jenjang pendidikan serta pemerataan akses pendidikan bagi semua warga masyarakat tanpa terkecuali.

Dari strategi tersebut, dirasakan hasilnya jika pada tahun 2008, terdapat 9,84% penduduk usia 10 tahun keatas tidak dapat baca tulis dan angka ini berkurang pada medio 2012 menjadi 6,76%. Anak usia 7-12 tahun 99,84% sudah bersekolah di SD/MI, anak usia 13-15 tahun rata-rata 86,73% sudah bersekolah di SMP/MTs dan anak usia 16-18 tahun rata-rata 72,02% sudah bersekolah di SMA/SMK/MA. Angka putus sekolah dan angka ketidakkelulusan di semua jenjang pendidikan relatif kecil.

Saat ini 60% penduduk di Kabupaten Magetan menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Magetan sangat konsern untuk meningkatkan pertanian baik secara kualitas maupun peningkatan hasil produksinya. Langkah yang ditempuh dengan mengembangkan usaha pertanian terpadu untuk meningkatkan produksi, nilai tambah dan mutu hasil produksi pertanian. Selain itu juga mengembangkan kelembagaan petani, teknologi pertanian, pemasaran produk pertanian serta meningkatkan kemampuan sumber daya manusia pertanian.

Hasil yang dapat dirasakan jika dibandingkan tahun 2011, tahun ini Kabupaten Magetan mengalami peningkatan surplus untuk komoditas beras maupun sayur mayur. Bahkan pada tahun 2012 ini, Bupati Magetan menerima penghargaan untuk yang kedua kalinya dari Menteri Pertanian RI atas prestasi peningkatan surplus produksi beras diatas 5%. Untuk beberapa komoditas lain juga mengalami peningkatan surplus diantaranya daging unggas, telur, bahkan daging sapi. Dengan kata lain, dari sisi ketersediaan bahan pangan pokok untuk penduduk Magetan sudah mencukupi bahkan surplus.

Sementara itu untuk memacu pariwisata, Bupati Magetan mengambil strategi dengan meningkatkan promosi wisata, meningkatkan SDM dan kelembagaan, mengembangkan pasar wisata serta produk wisata.

Dari upaya tersebut dicapai peningkatan pendapatan Asli Daerah. PAD pariwisata meningkat sebesar 82%. Obyek wisata andalan Kabupaten Magetan adalah telaga Sarangan. Peningkatan kunjungan wisata di sarangan terus didorong melalui pembangunan jalan tembus. Selain itu, event wisata nasional Gebyar Labuhan Sarangan terbukti mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Pemerintah Kabupaten Magetan juga terus mengembangkan obyek wisata lainnya. Pengembangan agrowisata strawberry serta jeruk pamelo didorong sebagai alternatif wisata selain wisata alam. Puncak Lawu dikemas sedemikian rupa menjadi wisata religi. Waduk Gonggang yang telah diremikan oleh Menteri Pekerjaan Umum RI, Ir Joko Kirmanto, diharapkan menjadi obyek wisata baru.

Wisata budaya mendapat perhatian dengan dilaksanakan Ledhug yang dirangkai dengan kirap nayaka praja serta andum berkah bolu rahayu secara rutin setiap tahun disamping Gebyar Labuhan Sarangan. Produksi Gamelan di Desa Kauman, Kecamatan Karangrejo juga semakin menarik wisatawan untuk dikunjungi.

Industri di Kabupaten Magetan sebagian besar berskala kecil dan menengah. Sektor ini didominasi oleh industri makanan dan minuman, produk dan kerajinan kulit, anyaman bambu serta batu bata, genting serta gerabah. Pemerintah Kabupaten terus mengembangkan industri rakyat dengan mendorong peningkatan kualitas produk, pengembangan usaha serta peningkatan kompetensi SDM.

Industri utama kabupaten Magetan adalah penyamakan kulit dan kerajinan kulit. Pada tahun 2012 industri kerajinan kulit semakin berkembang menjadi 136 unit usaha tersebar di beberapa Kecamatan yang mampu menyerap ratusan tenaga kerja. Dengan nilai investasi lebih dari Rp 10 M industri kerajinan kulit mampu memberikan nilai produksi lebih dari Rp 55 M.

Pengembangan perdagangan dilakukan Pemerintah Kabupaten Magetan dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif dan menyediakan lingkungan yang mampu mendorong dunia usaha dan memantapkan proses distribusi barang baik di wilayah kabupaten maupun ke luar Kabupaten Magetan bahkan hingga ke luar negeri. Meningkatkan kerjasama perdagangan dengan daerah lain ataupun negara lain. Menciptakan persaingan usaha yang sehat dan perlindungan kepada konsumen serta mengembangkan jiwa kewirausahaan bagi pengusaha kecil dan menengah terutama dikalangan muda.

Hasil dari upaya tersebut dapat dilihat dari semakin meningkatnya masyarakat yang mengajukan untuk memiliki Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP). Tahun 2012 ini tercatat 6.266 unit usaha baik usaha kecil menengah maupun besar telah memiliki SIUP.

Khusus sektor hotel dan restoran menjadi sumber terbesar pertumbuhan ekonomi Kabupaten Magetan. Sektor ini menyumbang 27,15% terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Magetan.

Kesehatan juga mendapat perhatian. Kebijakan kesehatan yang ditempuh dengan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang didukung oleh SDM kesehatan yang berkualitas. Pemkab juga berusaha mengembangkan kualitas kelembagaan kesehatan serta lingkungan yang mendukung terciptanya kesehatan masyarakat.

Hasil yang nampak dari upaya pemerintah di bidang kesehatan diantaranya angka harapan hidup meningkat dari waktu ke waktu, disertai dengan menurunnya angka kematian bayi dan status gizi buruk. Selain itu semakin baiknya pelayanan kesehatan dan peningkatan fasilitas baik di pondok kesehatan desa, puskesmas pembantu, puskesmas maupun di rumah sakit dr. Sayidiman memberikan rasa nyaman bagi warga masyarakat yang sedang mengalami gangguan kesehatan.

Infrastruktur

Infrastruktur merupakan urat nadi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, Bupati Magetan, Drs H. Sumantri, MM juga memperhatikan pembangunan infrastruktur ini. Dibawah kepemimpinan Sumantri, Saat ini panjang ruas jalan kabupaten di seluruh wilayah Kabupaten Magetan mencapai 528,810 km sedangkan jembatan sebanyak 321 buah.

Kebijakan Pemerintah Kabupaten Magetan dalam pembangunan infrastruktur diupayakan dengan meningkatkan ketersediaan sarana dan prasanana transportasi yang berkualitas dan merata untuk seluruh wilayah, meningkatkan pengelolaan dan pembangunan lalu lintas angkutan jalan, meningkatkan pembangunan dan pengelolaan sarana dan prasarana pengairan. Selain itu juga meningkatkan pengelolaan air bersih, meningkatkan kualitas lingkungan perumahan, meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana pemukiman, konservasi kawasan sumber mata air dan kawasan hutan dan mengembangkan perencanaan penataan ruang yang berdampak pada pengendalian pemanfaatan sumber daya air dan lahan serta pengembangan tertib administrasi pertanahan.

Prestasi

Capaian-capaian pembangunan yang telah diraih oleh Pemerintah Kabupaten Magetan rupanya menjadi perhatian pula dari berbagai pihak. Apresiasi terhadap keberhasilan tersebut diwujudkan dengan memberikan berbagai penghargaan baik di tingkat propinsi maupun tingkat nasional.

Beberapa penghargaan tingkat Nasinal diantaranya adalah Piala Adipura di bidang kebersihan, Wahana Tata Nugraha dalam pengelolaan lalu lintas. Di Bidang Kesehatan penghargaan yang diraih adalah Swasti Saba Padapa, Manggala Karya Bhakti Husada dan Penghargaan Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Nasional. Selain itu, dalam bidang gotong royong, Bupati Magetan menerima penghargaan sebagai Pembina terbaik Gotong Royong Masyarakat dan Ketua Tim Penggerak PKK menerima penghargaan Pelaksana terbaik Pemanfaatan Lahan Pekarangan (HATINYA PKK).

Di bidang pertanian dan ketahanan pangan, Kabupaten Magetan menerima penghargaan Adikarya Pangan Nusantara dan Piagam Penghargaan atas keberhasilan Peningkatan Produksi Beras diatas 5 %. Sementara Penghargaan Adiwiyata merupakan prestasi dibidang Pendidikan yang dalam hal ini Kabupaten Magetan diwakili oleh SMAN 3 Magetan. Tidak ketinggalan Penghargaan KUA Teladan Tingkat Nasional yang diwakili oleh KUA Kecamatan Panekan.

Berkaitan dengan beberbagai keberhasilan pembangunan, Bupati Magetan, Drs. Sumantri, MM menyampaikan “ Keberhasilan yang capai berkat kesinambungan pembangunan serta bukti keseriusan Pemerintah dalam melaksanakan pembangunan demi kesejahteraan Masyarakat Magetan yang adil dan bermartabat. Dan, keberhasilan ini semata ditujukan kepada segenap warga masyarakat Magetan. Bagaimanapun Pemerintah kabupaten tidak akan dapat berhasil tanpa partisipasi aktif masyarakat ”.

Wujud apresiasi terhadap keberhasilan Pemerintah Kabupaten Magetan juga ditunjukkan oleh Presiden Republik Indonesia, DR. Susilo Bambang Yudhoyono. Beberapa waktu lalu, Presiden beserta Ibu Negara dan beberapa Menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (jilid II) berkesempatan meninjau hasil pembangunan di Kabupaten Magetan.

Tidak tanggung-tanggung, Presiden mengunjungi tiga tempat yaitu di Pendopo Surya Graha, Sentra Kerajinan Kulit Jl. Sawo, serta Sentra Sapi Kereman di desa Janggan, Kecamatan Poncol. Presiden dan Ibu Hj. Ani Bambang Yudhoyono sangat tertarik dengan batik motif “pring sedapur” yang dipamerkan warga Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan di Pendopo Surya Graha, Bahkan Presiden memborong beberapa potong kain batik untuk di bawa ke Jakarta
 
 
 

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Kang Lintas pada 20:42. dan Dikategorikan pada , , . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
  1. KEC. MAGETAN
  2. - Baron
  3. - Bulukerto
  4. - Candirejo
  5. - Kebonagung
  6. - Kepolorejo
  7. - Magetan
  8. - Purwosari
  9. - Ringinagung
  10. - Selosari
  11. - Sukowinangun
  12. - Tambakrejo
  13. - Tambran
  14. - Tawanganom

  15. KECAMATAN BARAT
  16. - Bangunsari
  17. - Banjarejo
  18. - Blaran
  19. - Bogorejo
  20. - Jonggrang
  21. - Karangsono
  22. - Klagen
  23. - Mangge
  24. - Manjung
  25. - Ngumpul
  26. - Panggung
  27. - Purwodadi
  28. - Rejomulyo
  29. - Tebon

  30. KECAMATAN BENDO
  31. - Belotan
  32. - Bendo
  33. - Bulak
  34. - Bulugledek
  35. - Carikan
  36. - Dukuh
  37. - Duwet
  38. - Kinandang
  39. - Kleco
  40. - Kledokan
  41. - Lemahbang
  42. - Pingkuk
  43. - Setre
  44. - Soco
  45. - Tanjung
  46. - Tegalarum

  47. KEC. KARANGREJO
  48. - Baluk
  49. - Gebyok
  50. - Gondang
  51. - Grabahan
  52. - Karangrejo
  53. - Kauman
  54. - Manisrejo
  55. - Mantren
  56. - Maron
  57. - Patihan
  58. - Pelem
  59. - Prambelan
  60. - Sambirembe

  61. KECAMATAN KARAS
  62. - Botok
  63. - Geplak
  64. - Ginuk
  65. - Jongke
  66. - Karas
  67. - Kuwon
  68. - Sobontoro
  69. - Sumursongo
  70. - Taji
  71. - Temboro
  72. - Temenggungan

  73. KEC. KARTOHARJO
  74. - Bayem Taman
  75. - Bayem Wetan
  76. - Gunungan
  77. - Jajar
  78. - Jeruk
  79. - Karangmojo
  80. - Kartoharjo
  81. - Klurahan
  82. - Mrahu
  83. - Ngelang
  84. - Pencol
  85. - Sukowidi

  86. KEC. KAWEDANAN
  87. - Balerejo
  88. - Bogem
  89. - Garon
  90. - Genengan
  91. - Giripurno
  92. - Jambangan
  93. - Karangrejo
  94. - Kawedanan
  95. - Mangunrejo
  96. - Mojorejo
  97. - Ngadirejo
  98. - Ngantep
  99. - Ngunut
  100. - Pojok
  101. - Rejosari
  102. - Sampung
  103. - Selorejo
  104. - Sugihrejo
  105. - Tladan
  106. - Tulung

  107. KEC. LEMBEYAN
  108. - Dukuh
  109. - Kediren
  110. - Kedungpanji
  111. - Krowe
  112. - Lembeyan Kulon
  113. - Lembeyan Wetan
  114. - Nguri
  115. - Pupus
  116. - Tapen
  117. - Tunggur

  118. KEC. MAOSPATI
  119. - Gulun
  120. - Klagen Gambiran
  121. - Kraton
  122. - Malang
  123. - Maospati
  124. - Mranggen
  125. - Ngunjung
  126. - Pandeyan
  127. - Pesu
  128. - Ronowijayan
  129. - Sempol
  130. - Sugihwaras
  131. - Sumberjo
  132. - Suratmajan
  133. - Tanjungsepreh

  134. KEC. NGARIBOYO
  135. - Baleasri
  136. - Balegondo
  137. - Bangsri
  138. - Banjarejo
  139. - Banjarpanjang
  140. - Banyudono
  141. - Mojopurno
  142. - Ngariboyo
  143. - Pendem
  144. - Selopanggung
  145. - Selotinatah
  146. - Sumberdukun

  147. KEC. NGUNTORONADI
  148. - Driyorejo
  149. - Gorang-Gareng
  150. - Kenongomulyo
  151. - Nguntoronadi
  152. - Petungrejo
  153. - Purworejo
  154. - Semen
  155. - Simbatan
  156. - Sukowidi

  157. KEC. PONCOL
  158. - Alastuwo
  159. - Cileng
  160. - Genilangit
  161. - Gonggang
  162. - Jangan
  163. - Plangkrongan
  164. - Poncol
  165. - Sombo

  166. KEC. PARANG
  167. - Bungkuk
  168. - Joketro
  169. - Krajan
  170. - Mategal
  171. - Nganglik
  172. - Nglompang
  173. - Ngunut
  174. - Parang
  175. - Pragak
  176. - Sayutan
  177. - Sundul
  178. - Tamanarum
  179. - Trosono

  180. KEC. PLAOSAN
  181. - Bulugunung
  182. - Buluharjo
  183. - Bogoarum
  184. - Dadi
  185. - Ngancar
  186. - Nitikan
  187. - Pacalan
  188. - Plaosan
  189. - Plumpung
  190. - Punthukdoro
  191. - Randugede
  192. - Sarangan
  193. - Sendangagung
  194. - Sidomukti
  195. - Sumberagung

  196. KEC. PANEKAN
  197. - Banjarejo
  198. - Bedagung
  199. - Cepoko
  200. - Jabung
  201. - Manjung
  202. - Milangasri
  203. - Ngiliran
  204. - Panekan
  205. - Rejomulyo
  206. - Sidowayah
  207. - Sukowidi
  208. - Sumberdodol
  209. - Tanjungsari
  210. - Tapak
  211. - Terung
  212. - Turi
  213. - Wates

  214. KEC. SUKOMORO
  215. - Bandar
  216. - Bibis
  217. - Bogem
  218. - Bulu
  219. - Kalangketi
  220. - Kedungguwo
  221. - Kembangan
  222. - Kentangan
  223. - Pojoksari
  224. - Sukomoro
  225. - Tamanan
  226. - Tambakmas
  227. - Tinap
  228. - Truneng

  229. KEC. SIDOREJO
  230. - Campursari
  231. - Durenan
  232. - Gentasanyar
  233. - Kalang
  234. - Sambirobyong
  235. - Sidokerto
  236. - Sidomulyo
  237. - Sidorejo
  238. - Sumbersawit
  239. - Widorokandang

  240. KEC. TAKERAN
  241. - Duyung
  242. - Jomblang
  243. - Kepuhrejo
  244. - Kerang
  245. - Kerik
  246. - Kiringan
  247. - Kuwonharjo
  248. - Madigondo
  249. - Sawojajar
  250. - Takeran
  251. - Tawangrejo
  252. - Waduk





2010 Berita Magetan. All Rights Reserved. - Designed by Lintas Magetan