Penghulu Takut Nikahkan Mempelai Di Luar KUA

MAGETAN – Pasca pungutan liar (Pungli) biaya nikah yang dilakukan KUA Kota Kediri, belasan Kepala KUA di Kabupaten Magetan merasa ketakutan. Mereka takut untuk menerima uang tanda terima kasih yang biasa diberikan oleh masyarakat usai mereka dinikahkan.

Wagimun Joyo, Kepala KUA Kecamatan Takeran mengaku, karena ketakutannya, Wagimun pun menghubungi Jamil, Dirjen Bimais Kemenag. Seperti diketahui, surat Keputusan Menteri Agama (KMA) menyatakan bahwa KUA dihimbau untuk bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Penghulu menikahkan warga  di luar jam kantor dan di luar kantor balai nikah adalah salah satu bentuk pelayanan prima dari KUA. “Biasanya setelah menikahkan warga, tanpa kami minta, warga memberikan sejumlah uang ucapan terima kasih kepada penghulu sebagai ganti uang bensin karena bersedia mendatangi rumah warga. Kami tidak pernah memasang tarif. Tetapi dengan adanya kasus di Kediri dan terakhir di Madiun kemarin, kami terus terang jadi ketakutan,” terangnya, Selasa (19/11).

“Untuk mendapatkan pencerahan, saya menghubungi pak Ismail, Dirjen Bimais Kemenag RI. Saya justru malah di marah-marahi. Saya tetap di perintah untuk memberikan pelayanan prima dengan mendatangi ke rumah pemohon nikah meskipun di luar jam kerja. Bahkan kalau tidak menjalankan Keputusan Menteri Agama(KMA) ini, kami akan dikenakan sangsi administrasi. Ini menjadi posisi yang dilematis bagi kami,” lanjutnya.

Yusron Kholid, Kasi Bimais Kemenag Magetan menjelaskan, sesuai Peraturan Menteri Agama(PMA) nomor 11 tahun 2007 pasal 21 ayat 1 berbunyi, akad nikah dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA). “Masyarakat perlu memahami bahwa akad nikah itu sebenarnya di laksanakan di balai nikah atau kantor KUA. Jadi silahkan melaksanakan akad nikah di kantor KUA saja. Biar tidak usah kasih uang bensin ke penghulu, karena di anggap menyuap petugas atau gratifikasi. Tetapi karena masyarakat kita ini adalah orang jawa, yang masih kenthal dengan hitungan jawa untuk menikahkan anaknya, kebanyakan calon mempelai minta prosesi akad nikah dilaksanakan di rumahnya,” ujar Yusron Kholid.

“Sebenarnya menikah di rumahpun tidak masalah, karena pada pasal yang sama, ayat 2 mengatakan, atas permintaan calon pengantin dan atas persetujuan Pejabat Pencatat Nikah (PPN), akad nikah bisa dilakukan di luar kantor KUA. Tetapi karena ucapan terima kasih warga pemohon nikah sebagai ganti bensin penghulu mendatangi rumahnya di anggap gratifikasi, para penghulu jadi ketakutan sekarang. Tapi kami sudah mengingatkan kepada penghulu agar tidak menolak untuk menikahkan diluar kantor KUA,” lanjutnya.

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kemenag, M. Jasin saat dikonfirmasi mengatakan, KUA akan diberikan alokasi anggaran yang ideal, termasuk anggaran untuk para penghulu yang bertugas melakukan pencatatan pernikahan di hari kerja dan di luar kantor. ”Kita sudah desain untuk penghulu yang bertugas di hari libur dan luar kantor, kita sediakan uang transport dan jasa profesi. Dan untuk setiap KUA kita standarisasi berdasarkan tiga tipologi, yaitu KUA tipe A, B dan C,” jelasnya. (RUD)

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Lintas_Daerah pada 16:34. dan Dikategorikan pada , , , . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas
  1. KEC. MAGETAN
  2. - Baron
  3. - Bulukerto
  4. - Candirejo
  5. - Kebonagung
  6. - Kepolorejo
  7. - Magetan
  8. - Purwosari
  9. - Ringinagung
  10. - Selosari
  11. - Sukowinangun
  12. - Tambakrejo
  13. - Tambran
  14. - Tawanganom

  15. KECAMATAN BARAT
  16. - Bangunsari
  17. - Banjarejo
  18. - Blaran
  19. - Bogorejo
  20. - Jonggrang
  21. - Karangsono
  22. - Klagen
  23. - Mangge
  24. - Manjung
  25. - Ngumpul
  26. - Panggung
  27. - Purwodadi
  28. - Rejomulyo
  29. - Tebon

  30. KECAMATAN BENDO
  31. - Belotan
  32. - Bendo
  33. - Bulak
  34. - Bulugledek
  35. - Carikan
  36. - Dukuh
  37. - Duwet
  38. - Kinandang
  39. - Kleco
  40. - Kledokan
  41. - Lemahbang
  42. - Pingkuk
  43. - Setre
  44. - Soco
  45. - Tanjung
  46. - Tegalarum

  47. KEC. KARANGREJO
  48. - Baluk
  49. - Gebyok
  50. - Gondang
  51. - Grabahan
  52. - Karangrejo
  53. - Kauman
  54. - Manisrejo
  55. - Mantren
  56. - Maron
  57. - Patihan
  58. - Pelem
  59. - Prambelan
  60. - Sambirembe

  61. KECAMATAN KARAS
  62. - Botok
  63. - Geplak
  64. - Ginuk
  65. - Jongke
  66. - Karas
  67. - Kuwon
  68. - Sobontoro
  69. - Sumursongo
  70. - Taji
  71. - Temboro
  72. - Temenggungan

  73. KEC. KARTOHARJO
  74. - Bayem Taman
  75. - Bayem Wetan
  76. - Gunungan
  77. - Jajar
  78. - Jeruk
  79. - Karangmojo
  80. - Kartoharjo
  81. - Klurahan
  82. - Mrahu
  83. - Ngelang
  84. - Pencol
  85. - Sukowidi

  86. KEC. KAWEDANAN
  87. - Balerejo
  88. - Bogem
  89. - Garon
  90. - Genengan
  91. - Giripurno
  92. - Jambangan
  93. - Karangrejo
  94. - Kawedanan
  95. - Mangunrejo
  96. - Mojorejo
  97. - Ngadirejo
  98. - Ngantep
  99. - Ngunut
  100. - Pojok
  101. - Rejosari
  102. - Sampung
  103. - Selorejo
  104. - Sugihrejo
  105. - Tladan
  106. - Tulung

  107. KEC. LEMBEYAN
  108. - Dukuh
  109. - Kediren
  110. - Kedungpanji
  111. - Krowe
  112. - Lembeyan Kulon
  113. - Lembeyan Wetan
  114. - Nguri
  115. - Pupus
  116. - Tapen
  117. - Tunggur

  118. KEC. MAOSPATI
  119. - Gulun
  120. - Klagen Gambiran
  121. - Kraton
  122. - Malang
  123. - Maospati
  124. - Mranggen
  125. - Ngunjung
  126. - Pandeyan
  127. - Pesu
  128. - Ronowijayan
  129. - Sempol
  130. - Sugihwaras
  131. - Sumberjo
  132. - Suratmajan
  133. - Tanjungsepreh

  134. KEC. NGARIBOYO
  135. - Baleasri
  136. - Balegondo
  137. - Bangsri
  138. - Banjarejo
  139. - Banjarpanjang
  140. - Banyudono
  141. - Mojopurno
  142. - Ngariboyo
  143. - Pendem
  144. - Selopanggung
  145. - Selotinatah
  146. - Sumberdukun

  147. KEC. NGUNTORONADI
  148. - Driyorejo
  149. - Gorang-Gareng
  150. - Kenongomulyo
  151. - Nguntoronadi
  152. - Petungrejo
  153. - Purworejo
  154. - Semen
  155. - Simbatan
  156. - Sukowidi

  157. KEC. PONCOL
  158. - Alastuwo
  159. - Cileng
  160. - Genilangit
  161. - Gonggang
  162. - Jangan
  163. - Plangkrongan
  164. - Poncol
  165. - Sombo

  166. KEC. PARANG
  167. - Bungkuk
  168. - Joketro
  169. - Krajan
  170. - Mategal
  171. - Nganglik
  172. - Nglompang
  173. - Ngunut
  174. - Parang
  175. - Pragak
  176. - Sayutan
  177. - Sundul
  178. - Tamanarum
  179. - Trosono

  180. KEC. PLAOSAN
  181. - Bulugunung
  182. - Buluharjo
  183. - Bogoarum
  184. - Dadi
  185. - Ngancar
  186. - Nitikan
  187. - Pacalan
  188. - Plaosan
  189. - Plumpung
  190. - Punthukdoro
  191. - Randugede
  192. - Sarangan
  193. - Sendangagung
  194. - Sidomukti
  195. - Sumberagung

  196. KEC. PANEKAN
  197. - Banjarejo
  198. - Bedagung
  199. - Cepoko
  200. - Jabung
  201. - Manjung
  202. - Milangasri
  203. - Ngiliran
  204. - Panekan
  205. - Rejomulyo
  206. - Sidowayah
  207. - Sukowidi
  208. - Sumberdodol
  209. - Tanjungsari
  210. - Tapak
  211. - Terung
  212. - Turi
  213. - Wates

  214. KEC. SUKOMORO
  215. - Bandar
  216. - Bibis
  217. - Bogem
  218. - Bulu
  219. - Kalangketi
  220. - Kedungguwo
  221. - Kembangan
  222. - Kentangan
  223. - Pojoksari
  224. - Sukomoro
  225. - Tamanan
  226. - Tambakmas
  227. - Tinap
  228. - Truneng

  229. KEC. SIDOREJO
  230. - Campursari
  231. - Durenan
  232. - Gentasanyar
  233. - Kalang
  234. - Sambirobyong
  235. - Sidokerto
  236. - Sidomulyo
  237. - Sidorejo
  238. - Sumbersawit
  239. - Widorokandang

  240. KEC. TAKERAN
  241. - Duyung
  242. - Jomblang
  243. - Kepuhrejo
  244. - Kerang
  245. - Kerik
  246. - Kiringan
  247. - Kuwonharjo
  248. - Madigondo
  249. - Sawojajar
  250. - Takeran
  251. - Tawangrejo
  252. - Waduk





2010 Berita Magetan. All Rights Reserved. - Designed by Lintas Magetan