Blego Mountain

blego.....
apa itu blego....

blego adalah sebuah gunung yang berada di daerah Kecamatan Parang Kabupaten Magetan. Gunung Blego dikelilingi oleh beberapa desa diantaranya ada desa sombo dan ngunut dari arah utara, ada desa trosono dari arah timur, desa sayutan dari arah selatan dan desa nguneng jawa tengah dari barat, karena blego bagian barat merupakan daerah jawa tengah. Keunikan dari Gunung blego sendiri adalah terdapat sebuah kawah mati yang berada di tengah - tengah gunung blego. Bila kita lihat melalui google earth, Gunung Blego lebih mirip menyerupai sebuah kolam kecil yang kering. Di tengah-tengah kawah itu terdapat berbagai tanaman yang sengaja di tanam oleh penduduk sekitar untuk menghidupi keluarga mereka.
Blego merupakan salah wisata bagi anak - anak yang suka kegiatan alam di dalam maupun di luar kota Parang.
Untuk menjangkau pun tidak terlalu dalam buat merogoh kocek para anak-anak muda. Dari Terminal induk magetan kita hanya mengeluarkan uang tidak lebih dari 10 ribu. kemudian turun di terminal parang. Dari situ dilanjutkan dengan jalan kaki yang memakan waktu kurang lebih 2-3 jam. Namun ada juga rute lain lain yang hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari 30 menit. Dari atas Gunung Blego sendiri kita bisa melihat keindahan-keindahan yang telah disajikan oleh alam. Dipuncak, Kita bisa melihat hamparan gunung-gunung yang saling berjejer. diantaranya gunung Lawu yang merupakan Ikon dari Kota Magetan, kemudian dari bagian timur kita bisa melihat Gunung Wilis. dan beberapa gunung dan bukit kecil yang menambah panorama alam yang mengesankan. Di waktu pagipun kita juga bisa melihat Sunrice dari puncak gunung blego.
Dalam perjalan menuju ke Camp kita akan menemui beberapa tempat yang sengaja di beri nama oleh anak - anak. Ada tempat yang namanya tanggul angin. jalan setapak yang hanya bisa dilewati oleh 1 orang dengan melewati "perengan", dengan hembusn angin yang terkadang besar terkadang sepoi-sepoi. Ada juga tempat yang namanya tanjakan 12 dimana tanjakan itu berjumlah 12 tanjakan. Dan ada beberapa tempat yang belum sempat di namai karena mereka masih bingung buat menanaminya.
diatas, dekat camp, juga ada tempat fenomena yang sempat membuat mereka yang sering mendaki blego heran. Ada sebuah batu yang dulunya merupakan batu utuh. Namun beberapa taun lalu ada seorang bapak yang biasa panggil Mbah Siyo yang iseng membuat tanda melingkar pada batu itu. Nah... tanpa disengaja setiap AKU mendaki. terlihat batu itu terbelah. dan setiap waktu berjalan bongkahan batu itu semakin melebar. batu juga merupakan salah satu tujuan kami.

Sumber : Jailani Widodo
Diberdayakan oleh Blogger.