Mau Sita Motor, Dua Debt Collector Dimassa

Nasib sial menimpa dua debt collector Suzuki Finance Indonesia (SFI), yang bertugas di wilayah Magetan. Mereka remuk dihajar massa, saat hendak menarik motor dari tangan pemiliknya.
Akibatnya, Dony dan Agus Nugroho langsung dilarikan ke Instalasi Rawat Darurat (IRD) dr. Sayidiman Magetan.
Dony mengalami luka memar di kepala bagian belakang, sedangkan Agus mengalami luka cukup serius di kepala bagian samping kanan akibat terkena pukulan benda tumpul.
Menurut Agus, ia bersama Dony mau menarik sebuah sepeda motor karena sudah lama tidak membayar cicilan.
"Kita bekerja sesuai instruksi ada target nopol (nomor polisi, red), terus kita temukan di wilayah Kecamatan Barat, kita kejar, dan kita tanya baik-baik," kata Agus yang ditemui di IRD dr. Sayidiman Magetan, Selasa (31/8).
Tidak lama kemudian, lanjutnya, enam orang temannya tiba-tiba datang, akhirnya rencana eksekusi gagal. Di tengah perjalanan, tiba-tiba ia dicegat orang-orang tersebut, dan langsung menghajarnya. "Jumlahnya delapan orang semuanya," sambung Dony yang dirawat satu kamar dengan Agus.
Sebenarnya, Dony dan Agus sudah berupaya menyelamatkan diri dengan cara melarikan diri, namun, orang-orang tersebut teriak rampok, hingga akhirnya Agus menjadi bulan-bulanan massa. "Yang paling parah Agus, karena saya berhasil menyelamatkan diri dan lari ke Mapolsek," papar Dony.
Beruntung, di tempat tersebut ada petugas kepolisian, yang kemudian mengamankan Agus dari amukan warga.
"Untung mas, ada polisi, kalau gak bisa-bisa saya mati, mereka kan teriak rampok, jadi orang-orang mau menghajar saya semua," tutur Agus.
Sumber : Magetankita.com
Diberdayakan oleh Blogger.