Memasuki H-4 lebaran idul fitri 1431 Hijriyah, suasana Terminal Maospati Magetan, masih lengang. Belum ada peningkatan jumlah pemudik yang signifikan.

Pantauan beritajatim.com di lapangan, suasana terminal tidak jauh dengan hari-hari sebelumnya. Hanya nampak beberapa bus mini jurusan Madiun - Magetan dan jurusan Madiun-Ngawi yang menunggu penumpang.

"Belum ada peningkatan yang berarti, kalaupun ada peningkatan masih di bawah 10 persen dari har-hari sebelumnya," kata Widodo, kepala Terminal Maospati, kepada beritajatim.com, Senin (06/09/2010).

Diperkirakan, kata dia, peningkatan jumlah penumpang jurusan Magetan, Ngawi, Solo atau Jogjakarta itu terjadi pada H-2 hingga H-1 lebaran. "Biasanya, puncaknya pada H-2 hingga H-1 lebaran, utamanya pada malam takbiran," tambahnya.

Menurutnya, puncak arus mudik biasanya didominasi oleh warga magetan yang bekerja di Surabaya. "Mereka biasanya mudik pada H-2 atau H-1 lebaran, makanya pada saat itu terminal Maospati ramai," jelasnya.

Terminal Maospati menjadi transit bus, baik yang menuju terminal Induk Magetan atau jurusan Ngawi, Solo dan Yogyakarta.



Sumber : beritajatim.com
Diberdayakan oleh Blogger.