Disambar Petir, Dua Orang Petani Tewas


Suyadi (27) warga dusun Joso Desa Turi  dan Samsudin (42) warga dusun Widi 1 desa Sidowayah Kecamatan Panekan, yang berprofesi sebagai petani, ditemukan tewas setelah disambar petir saat istirahat di gubuk area persawahan desa setempat.
Menurut Sadir (50), teman korban yang selamat, pada Minggu (31/10) siang sekitar pukul 11, ia beserta Suyadi dan Samsudin istirahat di sebuah gubuk di area persawahan desa Turi. "Karena capek dan hujan deras, saya istrihat duluan, terus disusul oleh Suyadi dan pak Din (samsudin, red), jelas Sadir saat ditemui di Unit Gawat Darurat Puskesmas Panekan, Minggu, (31/10).
Tiba-tiba, kata Sadir, ada petir yang menyambar. "Pada waktu itu saya tidak ingat apa-apa, saya tidak tahu apa yang terjadi," ucapnya. Saat terbangun dari pingsannya, tubuhnya lemas tidak berdaya. "Saya melihat Suyadi sudah dalam keadaan tidak bernyawa," kata dia.
Sementara Samsudin, lanjutnya,  masih sempat meminta air minum. "Saya sempat ngasih minun tiga kali, terus dia meninggal," ujarnya. Akhirnya, warga setempat memberi pertolongan kepada tiga orang korban petir, setelah Sarmi, ibu Suyadi yang juga di sawah, berteriak minta tolong kepada warga.
Dua korban tewas, masing-masing Suyadi dan Samsudin langsung dibawah ke rumahnya masing-masing, untuk disemayamkan. Sementara korban selamat, Sadir, menjalani perawatan intensif di ruang UGD Puskesmas Panekan.
Sumber : Magetankita.com
Sumber Ilustrasi Foto : Google.com
Diberdayakan oleh Blogger.