Kartu Nama dari Limbah Bambu

Tidak selamanya limbah bambu tak berguna. Di Kelurahan Ringin Agung, Magetan, Jawa Timur, Wardi berhasil membuat limbah bambu bermanfaat dan bernilai ekonomis. Dia membuat kartu nama yang unik dan menarik dari limbah bambu.

Ketika ditemui baru-baru ini, Wardi mengatakan, dirinya sengaja memanfaatkan limbah bambu di tempat usahanya. Daripada terbuang secara percuma, limbah bambu itu diolah menjadi anyaman. Karena bentuk limbahnya berukuran kecil, maka dibuatlah kartu nama.

Tak sulit bagi Wardi memperoleh limbah bambu. Sebab, mayoritas penduduk di Ringin Agung perajin bambu. Dia hanya perlu mengasah kreativitasnya untuk mengubah anyaman bambu menjadi kartu nama sesuai diinginkan.

Hasilnya ternyata di luar dugaan. Kartu nama anyaman bambu Wardi menarik perhatian dan diminati konsumen. Selain murah, kartu nama berbahan bambu Wardi juga lebih awet dibanding kartu nama berbahan kertas.(ULF)



Sumber : Liputan6.com
Diberdayakan oleh Blogger.