Jelang Idul Adha Harga Kambing Naik

Harga kambing qurban di wilayah Kabupaten Ngawi, mulai merayap naik, kenaikan tersebut berkisar antara Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu. 

Diduga kenaikan tersebut sebagai dampak dari hari raya Idul Adha pada tanggal 17 November mendatang.

Salah satu peternak kambing di Desa Ngrudo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Nardi (35), mengatakan normalnya kambing untuk ukuran kecil hanya seharga Rp 900 Ribu per ekornya, tapi sejak sepekan ini harga kambing sudah mencapai Rp1,1 juta rupiah per ekornya.

"Kenaikan harga kambing tersebut sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Kenaikan tersebut bisa mencapai Rp150 ribu lebih. Diperkirakan harga akan terus meningkat hingga mendekati hari raya kurban mendatang," ujarnya, Sabtu (6/11/2010).

Nardi menambahkan, dipengaruhi oleh tingginya permintaan kambing menjelang pelaksanaan hari raya Idul Adha. Meski belum signifikan, namun telah terjadi peningkatan tren sejak beberapa hari terakhir.

Dari penjualan kambing-kambing tersebut, jelas ayah beranak satu ini, pihaknya bisa mendapatkan keuntungan 10 hingga 15 persen. Kambing-kambing ini didatangkan dari wilayah Ngawi sendiri juga dari daerah sekitarnya seperti Magetan dan Ponorogo.

Jenis kambing yang dijual di antaranya adalah Kambing Jawa dan kambing peranakan Etawa. Biasanya, yang paling banyak diminati konsumen adalah kambing peranakan Etawa, karena dagingnya yang banyak.

"Biasanya pembeli lebih meminati kambing peranak Etawa, karena dagingnya yang lebih banyak juga karena dagingnya tidak begitu berbau seperti kambing Jawa. Meskipun harganya jauh lebih mahal," tandasnya.

Jika satu ekor kambing Jawa dibandrol dengan harga Rp 1,1 Juta sampai Rp 1,5 Juta. Tapi untuk kambing peranakan etawa satu ekornya bisa mencapai Rp 2,3 Juta sampai Rp 2,7 juta perekor.[rdk/ted]


Sumber : Beritajatim.com
Sumber Ilustrasi Foto : google.com
Diberdayakan oleh Blogger.