Lagi, Seorang Petani Tewas Disambar Petir

Kesedihan mendalam menyelimuti keluarga Marmin (30) warga Dukuh Nginden Desa Tamanarum Kecamatan Parang Magetan. Marmin yang berprofesi sebagai petani tewas seketika setelah disambar petir saat mencangkul di sawah di Dukuh Gudekan desa setempat.
Data yang berhasil dihimpun magetankita.com di lapangan menyebutkan, pada Minggu (7/11) Marmin beberapa temannya mencangkul di sawah, sebagai persiapan menaman padi.
“Tiba-tiba ada petir menyambar mengenai Marmin, seketika itu ia langsung tewas, karena memang cuaca pada waktu itu hujan,” ujar Kapolsek Parang, AKP Daeng Winarto, saat ditemui di rumah korban, Minggu (7/11). Korban mengalami luka gosong di bagian dada, dan kuping sebelah kiri korban terus mengeluarkan darah. Sedangkan tiga teman lainnya selamat dari sambaran petir. “Hasil dari oleh TKP, posisi rekan korban memang jauh dari Marmin, sehingga mereka selamat,” tambahnya.
Selanjutnya, jenazah korban langsung dibawa ke rumahnya untuk dimandikan. Istri korban, Nur Hasanah, terlihat shock dan menangis histeris melihat suaminya tewas disambar petir.
Kematian Marmin menambah daftar petani yang tewas akibat tersambar petir saat menggarap sawah. Diketahui, pada Minggu (31/10) kemarin, dua petani asal Panekan tewas tersambar petir saat istirahat di gubuk area persawahan.

Sumber : Magetankita.com
Diberdayakan oleh Blogger.