Pimpinan Ponpes Al Muslimun: Hubungan Kami dengan Warga Cukup Baik

Pimpinan Ponpes Al Muslimun, Buchori Burhanudin, membantah adanya protes atas keberadaan Ponpes Darul Wahyain di Desa Sumberagung yang ditakutkan warga menjadi sarang teroris.

Pasalnya, antara warga dengan Ponpes Darul Wahyain, yang diasuh oleh Ustadz Rosyid Ridho LC, anak kiai Abu Bakar Ba'asyir telah terjalin hubungan yang baik.

"Itu tidak benar, pasti ada sesuau di balik ini semua," kata Buchori Burhanudin, kepada detiksurabaya.com seusai menerima kedatangan Muspika Magetan di Ponpes Darul Wahyain, Selasa (2/11/2010).

Sanggahan yang sama juga disampaikan Ustadz Rosyid Ridho LC, yang saat itu menemani Buchori Burhanudin di kantor Ponpes. Kepada detiksurabaya.com, dia mengatakan bahwa selama ini dirinya sering diundang warga untuk mengisi pengajian maupn hajatan. Sehingga menurutnya, tidak mungkin ada warga yang memprotes keberadaan ponpes yang diasuhnya.

"Kita terjalin hubungan baik dengan warga sejak saya disini awal tahun 2009 lalu,"
jelas Rosyid.

Rosyid menambahkan, akibat pemberitaan tersebut, Ponpes Darul Wahyain menjadi
perhatian dari penjuru daerah termasuk manca negara.

Sementara itu, pihak Muspika Magetan yang terdiri dari Kapolsek Plosan, Koramil, dan Camat Plaosan, siang tadi juga sempat mendatangi Yayasan Ponpes Al Muslimun yang membawahi Ponpes Darus Wahyain.

Kapolsek Plaosan, AKP Setyo Wiyono, kepada kepada detiksurabaya.com, mengatakan, kunjungannya ke Pospes Al Muslimun yang dipimpin Buchori Burhanudin ini sekedar untuk silahturahmi dan mencari data tentang jumlah santri yang berada di Ponpes Darul Wahyain.

"Kita hanya silaturahmi saja ke Pak Buchori dan menanyakan jumlah santri dan
kesehatannya saja. Bukan terkait teroris," jelas AKP Setyo Wiyono.


Keterangan Foto: Atas Buchori Burhanudin, tengah Ustadz Rosyid Ridho LC, dan bawah pertemuan kepala desa di kantor Depag Magetan.

Sumber :  surabaya.detik.com
Diberdayakan oleh Blogger.