Geger Penemuan Tengkorak Bocah SD

Warga Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan digegerkan dengan penemuan batok kepala dan tulang kaki, yang diduga milik bocah usia SD, Minggu (26/12).
Di sekitar lokasi penemuan tengkorak dan tulang itu juga ditemukan sebuah topi sekolah dan sepasang sepatu bocah SD. Peristiwa itu sontak membuat warga sekitar lokasi berdatangan guna melihat kondisi tengkorak dan tulang kaki tersebut. Meski, demikian, tidak ada satu pun warga sekitar yang mengaku mendengar kabar mengenai bocah SD yang hilang, sejak sebulan terakhir.
Petugas identifikasi dari Polres Magetan yang datang ke lokasi kemudian menemukan gigi rahang atas. Hasil penemuan itu langsung diamankan petugas guna identifikasi lebih lanjut, termasuk barang-barang yang ditemukan di sekitar lokasi yang diduga masih milik korban.
Tengkorak itu pertama kali ditemukan Dio Pratama (10) bocah SD yang sedang memancing di pinggir sungai bersama empat rekannya. Tengkorak itu tergeletak di atas tanah, tidak terkubur. Kendati demikian, Dio semula hanya mengira tengkorak itu sebagai batok kelapa. Namun, setelah didekati, ternyata batok kepala manusia.
Kepada Surya, Dio mengaku ketakutan setelah mengetahui itu tengkorak manusia. Dia kemudian memberitahukan penemuan itu kepada orang lain, dan selanjutnya berita tersebut menyebar hingga sampai ke polisi.
Salah seorang warga setempat, Sangadi (38) mengaku, hingga kini, belum ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Dia menduga, tengkorak itu adalah pemancing di sungai atau justru orang hanyut dibawa banjir Bengawan Madiun. Sebab, sungai di dekat lokasi itu adalah anak Sungai Bengawan Madiun.
Kapolsek Takeran, AKP Santoso menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Dia harus menunggu hasil otopsi dan penemuan kerangka lainnya. Namun, diperkirakan jenazah tersebut adalah kepala dan tulang kaki seorang anak berusia sekitar 10 tahun.

Sumber : Surya.co.id
Sumber Ilustrasi Foto : google.com

Diberdayakan oleh Blogger.