Kurang Perawatan, Banyak Al-Quran Kuno Rusak

Selain dikenal sebagai masjid kuno, Masjid At-Taqwa Desa Tamanarum Kecamatan Parang Magetan ternyata juga mempunyai koleksi kitab suci Al-Quran kuno. Kitab suci umat Muslim tersebut berbahan baku kulit sapi dan ditulis tangan.

Menurut Hamid (66), tokoh masyarakat desa setempat yang juga pewaris masjid kuno tersebut, selain berbahan kulit dan ditulis dengan tangan, kelebihan al-Quran tersebut juga dilengkapi dengan tafsir yang ditulis di samping al-Quran. "Asli tulisan tangan, tapi di sini gak dicantumkan siapa penulisnya," papar Hamid, Minggu (22/08/2010).

Namun sayang, karena kurang perawatan, al-Quran tersebut banyak yang rusak. "Dulu jumlahnya 30, sekarang hanya tinggal 17 kitab al-Quran," ujar pria yang merupakan pewaris keempat masjid kuno tersebut.

Itupun, kata dia, 17 kitab suci yang tertinggal itu sudah lusuh, hampir tidak bisa dibaca. "Bisa dikatakan sudah rusak juga, banyak yang tidak bisa dibaca," terangnya. Sekarang, al-Quran antik tersebut tidak lagi menjadi bacaan jamaah masjid. "Hanya koleksi saja," lanjutnya.

Diakuinya, pihaknya tidak mengetahui bagaimana cara yang tepat merawat al-Quran tersebut. "Perawatannya ya hanya diberi kamper gitu, itu yang bisa kami lakukan," tuturnya.

Sebenarnya, Masjid Kuno tersebut sudah menjadi cagar budaya, dan berada di bawah perlindungan Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan, Mojokerto. Hanya saja, belum ada bantuan khusus untuk merawat kitab suci kuno tersebut. "Kami juga bingung bagaimana cara merawat qur'an tersebut," kata dia. [rmz/but]

Sumber : beritajatim.com
Sumber Ilustrasi Foto : google.com
Diberdayakan oleh Blogger.