Liburan, 2 Remaja Hilang Hanyut

Dua remaja hilang setelah hanyut di sungai ketika sedang menikmati liburan di lokasi wisata air terjun Nglirip, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Tuban, Rabu (29/12) sore. Mereka adalah Riga Budi Raharja (17) warga Kelurahan Karangindah, Kecamatan Semanding, Tuban dan M Nunus (17) pelajar asal Perumahan Mondokan Sentosa, Desa Mondokan, Kecamatan Kota, Tuban.
Dua siswa kelas 2 SMK Negeri I Tuban tersebut sedang berlibur bersama tujuh teman satu sekolahnya. Sugianto, warga setempat yang menjadi saksi peristiwa itu mengatakan, para remaja itu mandi di sungai. Kemudian salah satu di antaranya terseret arus deras. Salah satu temannya berusaha menariknya. Celaka, dia juga ikut terseret arus.
Beberapa saat kemudian, sejumlah petugas dari Polsek Singgahan dan sejumlah Tim SAR datang ke lokasi kejadian. Kendati demikian, tidak ada yang berusaha untuk mencari kedua korban karena kondisi sudah gelap dan air sangat deras.
“Kami hanya memasang peralatan untuk mencari keberadaan mereka. Sedangkan proses pencariannya akan kami lakukan besok pagi (hari ini, red) karena kondisi sudah malam,” kata Agil, salah satu anggota SAR.
Tewas tenggelam juga menimpa seorang kakek, Suyadi (59) warga Desa Ngunut, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Rabu (29/12) sore. Dia terpeleset dan tenggelam di Bendungan Watu Sisik desa setempat.
Jenazah korban sempat tenggelam selama hampir 10 jam di dasar bendungan, sebelum berhasil dievakuasi. Di bagian kepala belakang terdapat luka sepanjang 5 sentimeter yang diduga terbentur dinding bendungan.
Salah seorang saksi, Hariadi (45) mengatakan, korban tewas terpeleset bendungan saat mencari pakan ternak. Saat ditemukan warga, korban sudah tak bernyawa dan dipenuhi banyak luka di wajah dan kepalanya, yang diduga akibat benturan.nufi/wan

Sumber : Surya.co.id
Sumber Ilustrasi Foto ; google.com
Diberdayakan oleh Blogger.