Data PNS Tidak Valid

APBD Tersedot Gaji Pegawai
MAGETAN-Data pegawai negeri sipil(PNS)di lingkup Pemkab Magetan disinyalir tidak valid.Karena itu, Komisi A DPRD Magetan mendesak pemkab melakukan validasi.Apalagi,beban APBD yang selama ini tersedot untuk belanja pegawai,terutama pos gaji PNS,juga kerap menjadi sorotan.

''Dalam berbagai kesempatan,jumlah PNS tidak sama. Antara tahun 2009 dan tahun 2010 juga ada perbedaan siginifikan,''kata Joni Purnomo,anggota komisi A DPRD kepada koran ini,kemarin(8/4).

Dalam rapat panitia khusus(pansus)DPRD membahas LKPJ (laporan keterangan dan pertanggungjawaban)Bupati Sumantri 2010,masalah validasi data PNS ini juga menjadi pertanyaan.Terutama,ketika Komisi A dan Pansus rapat dengar pendapat dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

''Sebenarnya,jumlah PNS ini cukup mudah untuk dilakukan pendataan,''ungkap anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera(PKS)itu.
Dia mengatakan,jumlah PNS di lingkup pemkab sekarang ini pada kisaran 10.000-11.000.Setiap tahun, dipastikan ada rekrutmen CPNS.Selain itu,juga ada pegawai yang pensiun.''Dengan jumlah rekrutmen dan pensiun tentu bisa ditelusuri,''papar Joni.

Dia mengatakan,dengan jumlah anggaran yang tersedot untuk gaji serta belanja pegawai,data PNS yang benar-benar valid amat dibutuhkan pemkab.''Apalagi, tiap tahun juga ada estimasi kenaikan gaji,''tutur Joni.

Data koran ini,tahun 2010 kekuatan APBD Magetan Rp800 miliar.Untuk belanja tidak langsung Rp561,7miliar, sebagaian besar untuk menggaji PNS.Sedangkan,belanja langsung atau belanja publiknya pada kisaran Rp228,4 miliar. 

Menurut Joni,jika jumlah PNS valid maka belanja langsung dalam APBD bisa naik.Sehingga,kue pembangunan yang dirasakan masyarakat akan semakin besar.''Kalau sekarang,kue pembangunan yang menyentuh langsung ke masyarakat cukup minim,''papar wakil rakyat dua periode tersebut.

Di lain pihak Kepala Badan Kepegawaian Daerah(BKD) Magetan Sukowinardi mengatakan pemkab selalu meng-up date jumlah PNS.Jika ada perubahan tersebut,karena dipengaruhi rekrutmen,dan pegawai yang pensiun. ''Termasuk PNS yang keluar masuk dari dan ke Magetan,''terang mantan Kabag Humas dan Protokol tersebut.

Terkait saran Joni Purnomo tentang validasi data PNS, Suko juga sepakat.Karena itu,pihaknya terus melakukan pendataan.''Yang jelas,data PNS menjadi pencermatan kami,''terang dia.(rif/sad)

Sumber Ilustrasi Foto : google.com

Diberdayakan oleh Blogger.