Diserang Tikus, Puluhan Hektare Padi Gagal Panen

Magetan_Ratusan hektare tanaman padi di sebagian wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur mengalami gagal panen. Pasalnya tanaman padi yang rata-rata berusia 70-80 hari itu ludes dimakan tikus. Akibatnya, para petani terpaksa memanen padinya yang belum waktunya itu untuk pakan ternak.

”Kami tidak mampu lagi membasmi hama tikus, sudah berbagai cara kami lakukan tapi hasilnya hanya sia-sia. Tikus mulai menyerang sejak padi berumur 60 hari, pohonnya dimakan tikus akhirnya padinya gabug.” Kata Djono (60), petani di Desa Sidomukti Kecamatan Plaosan, Sabtu (23/4).

Dijelaskan, Djono yang juga menjabat sebagai Perangkat Desa (Sambong) Dusun Dawuhan ini mengaku kejadian hancurnya tanaman padi ini telah berlangsung dalam dua musim. Akibatnya, dirinya merugi hingga puluhan juta rupiah.

Masih kata Djono, dalam dua musim padi ini dirinya menggunakan benih unggul, Ciherang, namun hasilnya tidak maksimal karena serangan hewan pengerat tersebut.
Hal yang sama juga dialami petani-petani lain di wilayah Kecamatan Panekan dan Kecamatan Ngariboyo. Padi yang rata-rata berumur 70 hari itu telah gagal panen akibat diserang hewan menjijikkan itu.

Sementara, hingga saat ini Dinas Pertanian Kabupaten Magetan belum pernah mendatangi lokasi pertanian yang hancur tersebut. (mon)

Dikirim / Sumber  : Dia mond Magetan

Diberdayakan oleh Blogger.