Diserang Wereng,Terancam Gagal Panen

Belasan Hektare di Desa Ngiliran,Panekan
MAGETAN–Belasan hektare lahan padi di Desa Ngiliran, Kecamatan Panekan,Magetan,terancam gagal panen. Gara-garanya,padi yang berusia satu bulan lebih itu diserang hama wereng.'Sepertinya semakin bertambah parah.Sudah disemprot(insektisida),tapi hamanya tetap saja menyerang,'ujar Tomo,salah seorang petani setempat,kemarin(1/4).

Diperkirakan,hama wereng tersebut mampu menurunkan produksinya hingga 50 persen lebih.Meski sudah diantisipasi,namun hama tersebut cepat sekali berpindah.'Mau dibabat eman,karena sebentar lagi juga mau panen,'terangnya.
Potensi hama wereng semakin besar bersamaan dengan anomali cuaca tahun ini.Untungnya,pada musim tanam sebelumnya,hasil panenan cukup bagus.'Kalau yang sebelumnya,tanaman bagus,'kata dia.

Petani di Ngiliran mencemaskan meluasnya hama wereng tersebut.Lantaran penyebarannya cukup cepat.Apalagi, sebelumnya,hama wereng juga menyerang belasan hektare lahan di Desa Purwosari,Sukomoro.Saat itu,hama menyerang tanaman padi yang baru berumur antara 15-30 hari.Akibatnya,tanaman padi menguning dan membusuk.

Baik di Ngiliran(Panekan)maupun Purwosari(Sukomoro), hama wereng menyerang batang dan pangkalnya.Sehingga, membusuk dan daunnya menguning.'Kalau sudah begitu tanaman padi mati,'kata Pardi,petani di Purwosari.

Kepala Dinas Pertanian Magetan Edy Suseno belum bisa dikonfirmasi terkait hama wereng di Ngiliran.Petani setempat berharap segera ada pembinaan dari dinas pertanian,lantaran hama tersebut diperkirakan cepat menyebar.(rif/sad)

Sumber Ilustrasi Foto : google.com
 
Diberdayakan oleh Blogger.