Gubernur Tak Rela Ngawi-Magetan Lepas dari Jatim

Gubernur Jatim Soekarwo tidak rela melepas Kabupaten Ngawi dan Magetan yang diwacanakan akan masuk Provinsi Surakarta. Hal ini terkait wacana pemekaran Provinsi Surakarta berasal dari keinginan penduduk Surakarta, Jawa Tengah. Mereka mengusulkan Surakarta menjadi provinsi sendiri yang terpisah dari Jawa Tengah.

Provinsi Surakarta diusulkan terdiri dari beberapa kabupaten dan kota, seperti Solo (Surakarta), Klaten, Salatiga, Boyolali, Sragen, Karanganyar dan Sukoharjo. Selain itu, juga ingin 'merangkul' Ngawi dan Magetan. Keinginan pembentukan daerah otonom baru di tingkat provinsi tersebut telah diusulkan dan dibahas di Komisi II DPR RI saat ini.

"Nggak ada (wacana) itu, wacana kuno itu. Itu wacana wayangan kuno jaman dulu. Tidak bisa ketemu administrasi pemerintahannya, tidak boleh itu. Buktinya, bupatinya nggak mau dan masih senang sama saya. Sampeyan tanya Bupati Magetan Pak Sumantri dan Bupati Ngawi Pak Budi 'Kanang' Sulistyono, mereka masih ingin bergabung di Jatim," tegasnya kepada wartawan di Grahadi, Senin (4/4/2011) petang.

Untuk diketahui, Bupati Ngawi Budi Sulistyono telah menyatakan, siap bergabung dengan Provinsi Surakarta, dengan catatan penggabungan wilayah tersebut merupakan keputusan dari pusat dan membawa kebaikan bagi warga Ngawi. Bahkan, jika perlu akan dilakukan jajak pendapat di tengah masyarakat.

"Jika memang keputusan dari pusat mengharuskan kami masuk ke dalam provinsi baru, yakni Provinsi Surakarta, maka kami akan menerima keputusan tersebut dengan tangan terbuka," ujar Bupati yang akrab disapa Kanang ini.

Kanang menambahkan, masyarakat Ngawi sebenarnya memiliki ikatan emosional dengan masyarakat Surakarta, yakni dengan budaya Mataraman. Hal tersebut terlihat dari budaya masyarakat Ngawi yang lebih mirip dengan Keraton Surakarta daripada wilayah Surabaya, ibu kotanya selama ini.

Meski demikian, lanjut politisi asal PDI Perjuangan ini, jika boleh memilih, pihaknya mengaku lebih memilih untuk tetap menjadi bagian dari Provinsi Jatim. Hal itu dikarenakan selama menjadi bagian dari Jatim, telah terjalin kerja sama yang baik dengan Pemprov Jatim dan gubernur. [tok/kun]

Sumber Ilustrasi Foto : google.com

Diberdayakan oleh Blogger.