Kabut Halangi Tim SAR

Pendaki Lawu yang Hilang Masih Misterius
MAGETAN–Cuaca buruk di kawasan Gunung Lawu,Magetan, menghalangi upaya pencarian seorang pendaki yang hilang.Hingga kemarin(1/4),keberadaan Antok Suryanto, warga Desa Nano RT 02/04,Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar,Jawa Tengah,itu masih misterius.

'Cuaca di sana(Gunung Lawu,Red)sangat tidak mendukung.Tim SAR terhalang hujan dan kabut.Sehingga, tim pencari mengalami kesulitan,'kata Kapolres Magetan AKBP Awi Setiyono,kepada koran ini,kemarin.

Untuk mencari Antok,saat ini dikerahkan tim SAR gabungan dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.Tim juga dibantu kepolisian setempat dan komunitas AGL(Anak Gunung Lawu).Tim tersebut mulai Rabu(30/3)lalu sudah berupaya mencari keberadaan Antok yang diduga tersesat ketika mendaki puncak gunung Lawu setinggi lebih dari 3.250 meter di atas permukaan laut tersebut.
Dua tim SAR ini menyisir lewat dua jalur pendakian. Tim pertama melalui rute keberangkatan dari wilayah Jawa Timur di Pos Pendakian Cemorosewu,Magetan. Sedangkan,satu tim lainnya berangkat dari Pos Pendakian Cemorokandang,Karanganyar,Jawa Tengah.

Menurut kapolres,hingga kemarin,tim SAR sudah menyisir sembilan titik pendakian.Hanya,belum berhasil menemukan jejak Antok.'Polisi bersama tim SAR akan terus melakukan pencarian.'

Sembilan titik pendakian yang disisir tim SAR adalah Lumbung Selarong,Sendang Inten,Goa Segolo-golo, Jolotundo,Pawon Sewu,Hargo Dalem,Hargo Dumilah dan pos 5 di Cemorokandang.'Hasilnya untuk sementara masih nihil,'ujar kapolres.

Informasi koran ini,Jumat(1/4)subuh,tim SAR juga kembali naik ke puncak Lawu.Namun,hingga sore kemarin, tim belum turun.Diduga,hambatan utama pencarian itu akibat cuaca yang cukup ekstrem.

Keluarga Antok juga tetap menunggu di pos penjagaan. Baik di wilayah Jawa Tengah maupun Jawa Timur.Antok diketahui berangkat ke puncak Gunung Lawu Jumat(25/3) pekan lalu.Pria 27 tahun ini mendaki gunung Lawu sendirian.(rif/sad)

Sumber Ilustrasi Foto : Google.com
 
Diberdayakan oleh Blogger.