Toko Milik Mantan kepala DPU Dibobol Maling

MAGETAN-Awas!Kawanan pencuri spesialis tabung elpiji bergentayangan di Magetan.Setelah salah satu toko di Ngariboyo,kemarin(6/4)giliran toko Khrisna milik Samuri di Sukomoro dibobol maling.Puluhan tabung ukuran tiga kilogram dan 12 kilogram raib.Akibatnya, Samuri yang juga mantan kepala dinas pekerjaan umum (DPU) Magetan itu menderita kerugian sekitar Rp17 juta. 

Sri Purwati,karyawan toko Khrisna,mengungkapkan pagi itu sekitar pukul 05.30,dia hendak membuka toko yang menjual aneka macam barang tersebut.Pintu rolling door sebelah barat dia buka.Kemudian,setelah masuk,Sri Purwati yang rumahnya tak jauh dari toko Khrisna tersebut,bermaksud membuka pintu rolling door tengah. Perempuan 40 tahun itu kaget bukan kepalang. 

''Waktu mau buka pintu rolling door yang tengah,kunci gemboknya kok sudah terbuka.Pintunya juga tidak menutup rapat,''kata Sri.Dia pun curiga toko yang dia jaga telah dimasuki maling.Sebab,seingat dia,malam sebelum pulang,semua pintu sudah dikunci rapat.Lalu, dia berjalan ke timur dan melihat tabung elpiji sudah tidak ada. 

Padahal,sebelum pulang Selasa(5/4)sekitar pukul 21.00, dia memastikan kondisi tokonya dalam keadaan utuh. ''Setiap mau pulang,semua pintu saya cek.Apakah sudah dikunci atau belum,''tuturnya.

Sri bertambah kaget setelah dengan seksama mengamati sekeliling toko.Beberapa barang dagangan pun diembat pencuri.Dia pun lantas memanggil Samuri dan keluarganya yang tinggal di belakang toko.Mereka lantas mengecek seluruh isi toko.Total,tabung gas yang raib terdiri dari ukuran tiga kilogram sejumlah 65 tabung.Rinciannya,40 masih berisi dan 20 kosong. Kemudian,tabung gas ukuran 12 kilogram,terdiri dari delapan berisi dan empat kosong. 

Tidak hanya itu,15 buah ban luar dan dalam sepeda motor juga disikat.Maling yang diduga beraksi antara pukul 24.00 sampai dengan 04.00 tersebut juga menggasak dua alroji serta sejumlah baterai handphone. ''Kotak rokok yang ditaruh di atas rak dagangan juga dibawa,''kata Samuri. 

Setelah dipastikan tokonya kemalingan,Samuri lapor ke Mapolsek Sukomoro.Polisi pun langsung meluncur ke toko Khrisna.Dari olah tempat kejadian perkara(TKP),diduga kuat pencurimya lebih dari satu orang,Kawanan itu masuk dengan cara mencongkel rolling door bagian tengah.Sebab,pintu toko dan rumah yang lain tidak mengalami kerusakan.Bagian atap dan plafon juga tidak rusak.

Diduga kuat,kawanan pencuri tersebut membawa mobil. Terhitung,maling gas elpiji yang beraksi di malam hari itu sangat berani.Sebab,toko Khrisna berada di jalur ramai Jalan Raya Sukomoro-Magetan.''Kasus ini menjadi perhatian serius.Kami berusaha keras mengungkapnya,'' terang Kapolsek Sukomoro AKP ST Suyatni mendampingi Kapolres AKBP Awi Setiyono di TKP.(rif/sad) 

Sumber Ilustrasi Foto : Google.com


Diberdayakan oleh Blogger.