Ciblon di Sungai,Siswa MIN Tenggelam

MAGETAN-Pamit pergi ke sungai,pulang tinggal nyawa. Peristiwa tragis ini menimpa bocah bernama Ragil, warga Desa Tanjung Spreh,Kecamatan Maospati,Magetan. Siswa kelas III MIN Tanjung Spreh itu tenggelam di sungai desa setempat.

Informasi koran ini,peristiwa tragis tersebut terjadi Minggu(22/5)sore.Sekitar pukul 16.00,Ragil bersama sejumlah temannya pergi ke sungai tak jauh dari rumahnya. 

Sampai di sungai,Ragil dan teman-temannya ciblon (mandi).Diduga,Ragil mandi semakin ke tengah dengan kedalaman lebih dari dua meter.Padahal,dia tidak bisa berenang.
Akhirnya,dia pun tenggelam.Teman-teman sepermainannya hanya bisa bingung.Mereka berusaha mencari.Namun, hingga petang tidak ketemu.Kemudian,teman Ragil yang berjumlah enam anak itu pulang.

Setibanya di rumah,mereka tidak melapor kepada orang tua korban.Mereka pulang ke rumah masing-masing dan hanya diam.Kemungkinan teman korban ini ketakutan karena tahu Ragil tenggelam di sungai.

Baru ketika menjelang maghrib,orang tua Ragil, Zainuddin mencari sang anak.Sebab,sudah petang, anaknya tidak pulang dari bermain.Zainuddin pun bertanya kepada teman sepermainannya.

Betapa terkejutnya,Zainuddin ketika mendengar jawaban teman-teman anaknya.Katanya,Ragil tenggelam di sungai. Seketika itu pula,dia bersama tetangga mencari di sungai.Dengan alat penerangan seadanya,sekitar pukul 19.00 tubuh Ragil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. 

Kapolres Magetan AKBP Awi Setiyono melalui Kasubag Humas AKP Puryanto membenarkan kejadian tersebut. ''Kami mengimbau,orang tua agar melarang anaknya pergi ke sungai.Apalagi,sekarang ini musim penghujan.'' (rif/sat)
(mbak sri)

Sumber Ilustrasi Foto : google.com

Diberdayakan oleh Blogger.