Salat Jumat,Motor Disikat

Pelakunya Pemuda Berseragam Pramuka
MAGETAN-Lagi,waktu salat Jumat dimanfaatkan kawanan pencuri kendaraan bermotor(curanmor)beraksi.Kali ini korbannya Imam Marjuni,warga RT 04/RW 04 Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan,Magetan.Sepeda motor Yamaha Mio miliknya,amblas di halaman masjid Al Ikhlas desa setempat,saat salat Jumat kemarin(20/5).

Informasi koran ini,siang itu Imam pergi ke masjid mengendarai sepeda motornya untuk berjamaah salat Jumat.Setiba di masjid,dia memarkir motor Nopol AE 5989 RK warna hitam itu di halaman masjid.Bersamaan itu,jamaah lain berdatangan dan memarkir kendaraan juga di tempat yang sama.

Setelah salat usai,Imam bermaksud pulang.Namun,ketika tiba di parkiran sepeda motor matic keluaran tahun 2010 miliknya sudah tidak ada.Imam merasa,saat itu stang motornya sudah dikunci.Sedangkan STNK-nya ditaruh di bagasi bawah jok motor.

Imam dan beberapa jamaah berusaha mencari sepeda motor itu.Namun,tidak ketemu lantaran diduga sudah dibawa kabur pencurinya.Salah seorang warga sekitar masjid Al Ikhlas mengatakan,ketika rakaat kedua salat Jumat,ada seorang pemuda kira-kira berusia 18 tahun keluar dari halaman masjid.''Mengendarai motor warna hitam,''kata warga yang enggan ditulis namanya ini.
Kendaraan tersebut dibawa ke arah Lembeyan dengan laju cukup kencang.Diduga kuat,pemuda itulah yang membawa kabur kendaraan Imam.Ciri-cirinya berseragam pramuka. Ini,sama persis dengan kejadian curanmor saat salat Jumat beberapa waktu lalu.

Atas kejadian ini Kapolres Magetan AKBP Awi Setiyono meminta kepada masyarakat agar waspada dengan aksi curanmor.Dia berharap pemilik kendaraan memarkir sepeda motor di tempat yang aman.Termasuk memberikan kunci rahasia di luar kunci stang.''Kami sedang melakukan penyelidikan intens dengan aksi curanmor. Mudah-mudahan segera terungkap,''janji kapolres kemarin.(rif/sat)

Sumber Ilustrasi Foto : google.com

Diberdayakan oleh Blogger.