Biaya Jadi Perangkat Desa Mahal

Capai Puluhan Juta Rupiah
MAGETAN-Mahalnya biaya untuk menjadi perangkat desa di Magetan dikeluhkan.Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Magetan Center menilai fenomena ini sebagai bentuk pembelajaran yang tidak sehat untuk masyarakat.

''Banyak pengaduan yang masuk.Biaya pendaftaran hingga ujian termasuk pelantikan bisa mencapai puluhan juta rupiah.Ini sudah tidak sehat dan tidak masuk akal,'' kata Direktur Pelaksana LSM Magetan Center Beni Ardi kemarin(6/6).

Bahkan,akibat tingginya biaya tersebut,terjadi kasus batalnya pengisian jabatan perangkat desa.Contohnya di Desa Sidomukti,Kecamatan Plaosan.Di desa itu,dari dua calon yang mendaftar sebagai calon perangkat desa, akhirnya salah satunya mundur. 

Gara-garanya,hingga hari H pelaksanaan ujian tidak bisa mencukupi uang pendaftaran hingga pelantikan. Masing-masing calon dikenakan Rp28juta.Dana sebesar itu merupakan kesepakatan antara calon dan panitia rekrutmen. 

Setelah penutupan,hanya ada dua pendaftar yang masuk ke meja panitia.Namun,ketika pelaksanaan ujian,salah seorang perangkat mengundurkan diri secara lisan di hadapan panitia rekrutmen. 

Alasannya,hingga saat itu,calon yang mundur tersebut belum mendapatkan uang yang disyaratkan.Sehingga, pelaksanaan ujian tertulis pun akhirnya batal dan hingga kini belum diketahui kapan akan digelar kembali.

Menurut Beni,dengan kondisi seperti ini yang dirugikan adalah masyarakat.''Menurut saya,biaya administrasi tetap ada.Tapi,tidak harus tinggi,yang wajar saja. Kalau biaya tinggi atau besar,masyarakat akan enggan mendaftar.Dampaknya,kembali ke pelayanan,''terang dia.

Masalah tingginya biaya pengisian perangkat desa ini, terang Beni,banyak dilaporkan ke LSM Magetan Center. Dia berharap,Pemkab Magetan tidak tinggal diam. Pasalnya,dalam Perda No 7 Tahun 2006,seleksi atau pendaftaran perangkat desa memang tidak mengatur masalah biaya. 

''Kadang,ada SDM(sumber daya manusia)yang bagus tapi tidak memiliki biaya.Ada yang SDM-nya pas-pasan,tapi punya uang.Ini kan eman,karena yang SDM bagus tidak bisa mendaftarkan gara-gara tingginya biaya pendaftaran,''ungkapnya.(rif/sat)
Sumber Ilustrasi Foto : google.com

Diberdayakan oleh Blogger.