Nguri-Nguri Tradisi

FESTIVAL KARAWITAN ANAK SE-MAGETAN
MAGETAN-Ada suasana berbeda di Pendapa Surya Graha Pemkab Magetan kemarin(14/6).Alunan musik karawitan menggema dari bangunan di selatan alun-alun itu. ''Sengaja kami tampilkan even seperti ini untuk mendongkrak minat pelajar tingkat SD dan SMP dalam berkesenian terutama karawitan.Biar tak terkesan ketinggalan zaman,''kata Kabid Kebudayaan Dinas Parbudpora Magetan,Sri Suhartini kemarin.

Dalam kegiatan tersebut,13 grup musik tradIsional Jawa tingkat SD serta delapan tingkat SMP se-Magetan menampilkan kebolehannya.Masing-masing grup yang terdiri dari 20 hingga 25 peserta itu berkesempatan memainkan gamelan dengan durasi 15 menit.Ke-13 grup tersebut,mewakili UPT TK/SD di 13 kecamatan yang ada. Ada satu SD yang mewakili UPT-nya ada pula gabungan dari beberapa SD se-kecamatan.

Sri mengakui jumlah peserta tersebut kontras dengan jumlah SD dan SMP di Magetan.Yakni,559 SD dan 473 MI serta 86 SMP/MTs.Tetapi,menurut dia,semua itu lantaran adanya keterbatasan sarana dan tidak merata di seluruh kecamatan.''Ini merupakan langkah perdana kami untuk menyosialisasikan kesenian karawitan.Apalagi sesuai pesan Bupati Magetan,karawitan harus dilestarikan dan diuri-uri,''ungkapnya.

Dia berharap even tersebut ke depan mampu digelar secara rutin.Terutama saat Hari Anak Nasional(HAN). Selain itu,seiring perkembangan,karawitan diharapkan tidak hanya terfokus pada sekolah,tetapi juga organisasi lainnya.

''Seiring banyaknya kesenian modern,akibatnya seni tradisional minim sentuhan.Dari kegiatan ini kami berupaya untuk merutinkannya.Selain nantinya bisa ditampilkan dalam berbagai even di Magetan,juga sebagai pengaderan bibit seni sejak dini,''tegasnya.

Kegiatan kemarin merupakan rangkaian menjelang Hari Anak Nasional(HAN)yang digelar Dinas Parbudpora dan Dinas Pendidikan Magetan.Di eveb bertajuk Festival Karawitan Anak ini,seluruh peserta tampak antusias menampilkan kemampuannya.Dari kegiatan yang digelar sehari penuih kemarin,diambil kategori pemenang lima besar penyaji terbaik,vokalis terbaik dan penyaji diskripsi terbaik.Rencananya,hadiah lomba akan diserahkan pada puncak peringatan HAN 24 Juni mendatang. 

''Saya merasa senang bisa ikut kompetisi ini.Karena bisa mengembangkan budaya dan menambah wawasan saya tentang budaya asli Indonesia,''ujar Wedha Rizky Ayu Prastiti,salah satu peserta dari SMPN 1 Magetan. (wka/sat)

Sumber Ilustrasi Foto : Google.com

Diberdayakan oleh Blogger.