Ribuan Terancam Tak Ikut Sertifikasi

GTT Sekolah Negeri Terganjal SK Dindik
MAGETAN-Ribuan guru tidak tetap(GTT)sekolah negeri di Magetan terancam tidak bisa mengikuti program sertifikasi.Gara-garanya,terkendala tidak memegang surat keputusan(SK)dari Dinas Pendidikan(Dindik).''Ini yang menurut kami tidak adil,''terang ketua Forum GTT/PTT Magetan,Jamaluddin,kepada koran ini,kemarin (5/6).

Padahal,kata Jamal-panggilan akrab Jamaluddin,GTT sekolah negeri di Kabupaten Madiun,informasinya,bisa mengikuti sertifikasi.Tak mengherankan jika GTT di Magetan merasa iri.''Data yang saya terima, teman-teman GTT di Kabupaten Madiun bisa ikut sertifikasi.Sebenarnya,ini kabar yang menggembirakan, tapi tidak untuk GTT sekolah negeri di Magetan,'' jelas Jamal.

Menurut dia,GTT sekolah negeri di Magetan saat ini ada 2 ribu lebih.Mereka sama sekali tidak tersentuh program sertifikasi.Padahal,dengan program yang diluncurkan Kementrian Pendidikan Nasional itu, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan personal. 

''Tahun 2014,sertifikasi harus sudah selesai.Namun, yang terjadi seperti ada ketidakadilan untuk GTT negeri.Padahal,GTT negeri bisa ikut sertifikasi asal mendapat SK dari dinas.Ini yang sulit,''paparnya. 

Kata dia,kondisi berbeda dialami oleh GTT di sekolah swasta.Mereka hanya butuh SK dari yayasan untuk mengikuti program sertifikasi.''Sekarang sudah banyak guru yayasan yang bersertifikasi,''ungkapnya.

Itulah sebabnya,Forum GTT/PTT Magetan akan studi banding ke Kabupaten Madiun.Sehingga,hak-hak GTT negeri juga bisa diakomodasi oleh Pemkab Magetan.Di luar itu,mereka juga menunggu kabar dari Jakarta tentang masa depannya.Tuntutan awal,para guru dan pegawai tidak tetap ini,berharap ada pengangkatan CPNS tanpa melalui tes.Atau paling tidak kuota penerimaan test CPNS dinaikkan dari yang sekarang 30 persen. ''Masalah peraturan dari pusat juga masih simpang siur.Tidak ada segera kejelasan bagi GTT/PTT soal masa depannya.''(rif/isd) 

Sumber Ilustrasi Foto : Google.com

Diberdayakan oleh Blogger.