SMAN 1 Barat, Magetan Sandera Raport Para Siswanya

“Aan” siswa kelas X / 01, SMAN Barat, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan tidak bisa terima Raport gara-gara belum lunasi bayar uang buku dan uang daftar ulang, sehingga “Aan” tidak tahu dia naik atau tidak.Nasib serupa juga dialami 3 orang temannya , jadi dalam satu kelas ada 4 orang anak yang tidak bisa terima Raport.

” Karena anak tidak bisa terima rapot, saya sebagai Ibunya “Aan” mendatangi sekolah bersama 3 orang ibu2 untuk menemui wali kelas , oleh wali kelas kami disarankan menemui Bu Rom ( Tata Usaha ) untuk minta dispensasi. saat kami bertemu Bu Rom, Bu Rom mengatakan , atas perintah Kepala Sekolah, sekolah tidak bisa memberikan raport selama siswa belum melunasi uang buku dan uang daftar ulang ” Ujar Sof , ibu dari “Aan” warga Karangrejo,Magetan pada MO (22/6)

Masih kata”Sof ” kekurangan uang tersebut sebetulnya kurang dari Rp.300.000,- kami sanggup membuat pernyataan melunasi, tapi pihak sekolah tetap bersih keras harus lunas dulu, raport baru bisa diambil. Kami para ibu - ibu menyesalkan hal ini karena dilingkup dunia Pendidikan, berprilaku tidak mendidik , sehingga anak jadi minder, rendah diri terhadap teman - temannya.” Ujar Sof

Terkait dengan ada siswa yang tidak terima Raport, MO klarifikasi ke SMAN Barat.

Diruang TU ada lebih 15 orang, MO mohon ijin untuk bisa bertemu dengan Kepala Sekolah, dijawab oleh salah satu orang yang ada diruangan tersebut , dengan ketus dan agak ogah2an , dia mengatakan, bahwa, Ibu Kepala Sekolah tidak ada ditempat, sedang mengikuti Rapat Kerja di Dinas Pendidikan Prop. Jatim.

Kemudian kita katakan kami dari Pers. Hanya sebatas menanyakan pada Ibu Guru, apa benar ada Raport Siswa yang ditahan karena belum lunas Uang Buku dan Pendaftaran Ulang ? dijawab dengan cara yang tidak familiar , dengan mengatakan bahwa mereka hanya sebatas Staff TU dan tidak mempunyai kewenangan menjawab pertanyaan dari Pers.(22/6)

Saat MO meninggalkan ruang TU, ada seseorang yang juga keluar dari ruangan tersebut, sambil berbisik pada MO ” Mas yang separuh ada diruang TU itu, para Bu Guru, tidak semua TU” ujar orang yang tidak mau disebut namanya.

Sementara itu KakanDindik Kab. Magetan, Drs Bambang Trianto MM saat dikonfirmasi MO mengatakan ” Kami belum mendapat laporan perihal Raport Siswa SMAN Barat,yang tidak diberikan dikarenakan belum lunas pembayaran Buku dan Daftar Ulang, kami akan klarifikasi ke SMAN Barat, dan tidak ada alasan Raport tidak diberikan pada siswa, apalagi kenaikan kelas, agar siswa tahu dia naik atau tidak” ujar Kakandindik (22/6) ( Jack )

Catatan Redaksi :

atas permintaan orang tua dari siswa yang Raportnya di Tahan, pada MO nama anak jangan disebutkan dengan jelas ( “Aan” nama inisial) karena takut , anaknya akan jadi bahan bulan bulanan dari pihak sekolah,

Diberdayakan oleh Blogger.