Tanpa Pemain Surabaya

Kompetisi PSSI Surabaya secara rutin digelar setiap tahun, tapi kualitas pemain-pemainnya masih kalah dibanding kabupaten/kota lain di Jawa Timur (Jatim) yang kompetisinya tidak teratur.
 
Hal ini terbukti saat digelarnya seleksi tahap dua pembentukan tim sepak bola yang diproyeksikan ke PON XVIII/2012. Pada seleksi di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, Senin (13/6) kemarin, tanpa diikuti pemain asal Surabaya.

Sesuai daftar panggilan yang dilakukan PSSI Jatim, seleksi tahap kedua memanggil 29 pemain. Jombang menyumbang paling banyak pemain, yakni enam orang. Keenam pemain itu, yakni A Kadafi, Prasetyo, Ragil Badai, Bima Ragil, Qoiron Bandi, dan Ambite Dolus. Kemudian Kota Pasuruan mengirimkan lima pemain, yakni Choirul Anwar, Muhammad, Hisam Nasim, Angga Saputro, Nur Hadi. Kabupaten/Kota Blitar menyumbang empat pemain, dan Kabupaten Kediri dua pemain. Sedang Kabupaten Magetan, Sidoarjo, Malang, Sampang, Gresik, Pasuruan, Ngawi, Kediri, Tulungagung, Probolinggo, Lamongan, Mojokerto, Trenggalek dan Kota Batu, masing-masing satu pemain.

Seleksi kemarin, merupakan lanjutan dari seleksi tahap pertama pada Mei lalu. “Ini baru seleksi, nanti kalau ada pemain yang lebih bagus akan dipanggil. Kan babak utama Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) Jatim 2011 baru dimainkan Juli nanti. Siapa tahu ada pemain yang lebih berkualitas,” ucap Amin Istifarin, Humas PSSI Jatim demisioner.

Sepak bola Jatim terbilang terlambat dalam pembentukan tim. Hingga saat ini, tim belum terbentuk dan sudah banyak pemain berkualitas lain yang keburu hijrah ke daerah lain. fat

Sumber : Surya.co.id
Sumber Ilustrasi Foto : Google.com

Diberdayakan oleh Blogger.