Menhan: Pemerintah Akan Lengkapi Skuadron Sukhoi dan F 16

Menteri Pertahan (Menhan) Puernomo Yusgiantoro akan segera menggenapi skuadron Sukhoi dan F 16 yang sudah dimiliki oleh TNI Angkatan Udara (AU). Hal itu dilakukan untuk menambah kekuatan tempur TNI AU yang saat ini bisa dikatakan tertinggal dibanding dengan negara lain.

"Kita sudah anggarkan dalam APBN untuk menambah alutsista kita dengan penambahan jumlah Pesawat untuk menggenapi Skuadron F16 dan Sukoi yang sudah kita miliki saat ini," ujarnya, saat ditemui di Lanud Iswajudi, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Minggu (24/7/2011).

Namun saat ditanya jumlah pesawat Sukhoi dan F 16 yang akan dibeli guna memenuhi satu skuadron, Poenomo Yusgiantoro, tidak mau menjelaskan secara terperinci. Dan untuk F 16 pihaknya masih melakukan inventarisir jumlah pesawat tempur yang menjadi salah satu andalan TNI AU ini.

"Ya kita usahakan agar Sukhoi bisa menjadi satu skuadron penuh. Dan F 16 juga bisa menjadi satu Skuadron penuh bahkan jika bisa lebih dari satu skuadron dan untuk penempatnya akan dibicarakan lebih lanjut," ucapnya tanpa mengatakan jumlah.

Selain itu pihaknya juga akan melakukan pembelian suku cadang dari pesawat yang saat ini sudah dimiliki oleh TNI AU. Sehingga diharapkan pesawat-pesawat tersebut bisa kembali terbang dan tidak lagi mengunakan sistem kanibalisme untuk perbaikan pesawat seperti yang sebelumnya terjadi.

"Kita sudah melihat kondisi skuadron yang ada di sini (Lanud Iswahjudi) dan memang diperlukan pembelian suku cadang agar pesawat kita bisa terbang lagi. Kita juga melakukan pembelian pesawat baru untuk menganti skuadron Hawk," jelasnya.

Di Lanud Iswahjudi sendiri memiliki tiga skuadron. Ketiga Skuadron tersebut adalah satu skuadron pesawat tempur F-16, Skadron 14 pesawat tempur F-5 dan skuadron pesawat Hawk yang akan segera diganti dengan pesawat tempur taktis T-50 Golden Eagle dari Korea Selatan. [rdk/kun]

Sumber : Berita Jatim
Sumber Ilustrasi Foto : Google


Diberdayakan oleh Blogger.