Mobil Keluarga Berkemampuan Gila

Bila melihat sekilas mungkin terasa kalau mobil ini bagai sebuah mobil keluarga. Tampilan ala wagon membuatnya mampu menampung banyak penumpang. Tapi siapa sangka, ketika diajak berlari, Subaru Exiga ini bagai sebuah mobil reli.

Sebelum kita berbicara tentang kemampuannya, mari kita perhatikan dulu desain Subaru Exiga. Di sektor luar, mobil Jepang ini terasa sporty. Garis yang menjalari tubuhnya terasa sederhana. Namun berbagai kelebihan tersembunyi di balik kesederhanaan itu.

Di kabin, pengendara maupun penumpang disuguhkan ruang yang lega. Baik untuk kaki maupun kepala. Hanya sama memang pada jok baris ketiga ruang kaki terasa sedikit sempit walau hal itu terobati dengan nuansa lega yang diciptakan panoramic roof yang teraplikasi di mobil ini.

Tidak mau berlama-lama, detikOto pun segera mengetes mobil ini. Mobil yang pertama kami tes adalah Subaru Exiga 2.0i yang menggendong mesin Horizontally-Opposed dengan kapasitas 2.000 cc, DOHC, 4-cylinder, 16-valve.

Mesin pun dinyalakan, deru lembut mengalir. Suara dari mesin ini maupun suasana di luar kabin tidak begitu terdengar yang membuat mobil ini terasa nyaman.

Namun ketika posisi perseneling dipindahkan dari P ke D dan pedal gas di injak, baru keberingasa Subaru Exiga terungkap. Pengetesan kali ini kami lakukan antara Surakarta sampai ke tempat wisata Telaga Sarangan di Magetan.

Ketika masih di dalam kota, transmisi SPORTSHIFT 1 E-4AT dirasa sangat membantu dan membuat pengemudi tidak merasakan kelelahan sama sekali. Apalagi, respon mesin pun terbilang sangat mumpuni.

Kecepatan 160 km perjam pun dapat dirasakan tanpa ada gangguan limbung sama sekali.

Tubuh Exiga yang berukuran 4.740x1.775x1.660 mm juga terasa lincah membelah kota. Kemampuannya untuk berlari pun teruji ketika mendapat jalan lenggang. Mesin Exiga 2.0i memiliki tenaga sebesar 148 PS pada 6.000 RPM dengan torsi 191 Nm di 3.200 RPM.

Sementara kemampuan sebenarnya mobil ini terasa dibuktikan ketika mobil melaju kaki gunung Lawu, membelah Cumoro Sewu hingga ke Telaga Sarangan di Magetan. Jalur penuh kelok dengan permukaan yang kadang menurun, kadang menanjak membuat adrenalin meningkat.

Di sini, kemampuan sistem penggerak semua roda (all wheel drive) teruji. Mobil tetap stabil meski melahap tikungan tajam dengan kecepatan tinggi. Ketika menghadapi tanjakan pun mobil bergerak tanpa henti tidak seperti mobil bertransmisi otomatis lain yang biasanya lemot jalan tanjakan.

Kemampuan lebih gila muncul ketika detikOto mengetes Subaru Exiga 2.0 GT yang mengusung mesin 2.0-litre DOHC Horizontally-Opposed, 4-cylinder, 16-valve. Mesin ini terasa mantap berkat aplikasi Turbocharged.

Pada mobil yang kami tes antara Surabaya sampai kawasan Tengger di kaki gunung Bromo ini, kekuatan turbo mobil ini terasa sangat mengasikkan. Handlingnya pun nurut ketika diajak bermanuver entah itu selap-selip di jalanan atau menghadapi jalan berkelok dengan kecepatan tinggi.

Apalagi, pengendara juga bisa memilih kemampuan mobil ini sesuai selera berkat adanya SUubaru Intelligent Drive (SI-Drive). Pada fitur ini ada 3 mode pengendaraan yang bisa di atur di sebuah tuas kecil dekat perseneling.

Tiga mode itu antara lain 'Intellligent' untuk mendapatkan sensasi pengendaraan yang smooth dan comfort ,'Sport' untuk membuat mobil lebih responsif dan siap berlari di jalan bebas hambatan serta 'Sport Sharp' untuk meraka yang ingin mengeksploitasi kemampuan turbocharged mesin ini meski ketika melaju menanjak ke arah Tengger terasa adanya jeda atau turbo lag ketika gas diinjak di tanjakan.

Namun secara keseluruhan, baik Subaru Exiga 2.0i dan Subaru Exiga GT memberikan sensasi berkendara yang mengasikkan dengan kemampuan dan performa yang mengagumkan. Untuk pengendara yang senang kecepatan tapi masih ingat keluarga, mobil ini pantas dilirik.

Sebab Subaru Exiga memiliki dua hal yang akan memuaskan kedua faktor tersebut yakni performa mesin yang oke serta ruang kabin yang lega dan luas untuk membawa keluarga bertamasya. Apalagi standar keamanan mobil ini pun tergolong sudah sangat tinggi dan sesuai dengan harga Rp 388 juta dan Rp 488 juta yang dibutuhkan untuk menebus kedua mobil ini.

Sumber : Oto Detik


Diberdayakan oleh Blogger.