170 Tenaga Penyuluh Agama Ngaplo

Tunjangan Honorarium Salah Kirim
MAGETAN-Ratusan tenaga penyuluh agama di lingkup Kantor Kementrian Agama(Kemenag)Magetan resah. Pasalnya,honorarium tunjangan penyuluh hingga kemarin (26/8)belum juga cair.''Kami sebenarnya sangat butuh. Karena honor tersebut cukup lumayan dan bisa untuk mencukupi kebutuhan Lebaran,''ujar seorang penyuluh agama di wilayah Kecamatan Magetan(Kota)kemarin.

Di Magetan,jumlah tenaga penyuluh agama ada sebanyak 170 orang.Mereka tersebar di 18 kecamatan.Honorarium yang menjadi hak mereka nominalnya mencapai Rp900 ribu.Jika ada 170 orang maka dana yang masih tertahan alias belum cair sebesar Rp153juta.

Informasi yang diterima koran ini,Senin(22/8)lalu, ke-170 tenaga penyuluh agama tersebut dikumpulkan Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam dan Pemberdayaan Masyarakat(Penamas)Kantor Kemenag Magetan.

''Saat itu,ada pengumuman,kalau kami disuruh mengecek buku tabungan.Katanya ada transferan honorarium. Namun,setelah saya cek empat kali,ternyata belum ada transferan yang masuk ke tabungan saya,''ujar pria yang enggan dikorankan namanya tersebut.

Lantaran belum ada dana yang masuk ke rekeningnya, kemudian beberapa orang tenaga penyuluh agama mempertanyakan ke kepala seksi Penamas Kemenag Magetan.Termasuk bertanya ke bendahara keuangan di kantor tersebut.

''Jawabannya sangat tidak masuk akal.Masak honor yang belum masuk tersebut karena salah kirim ke bank lain. Harusnya,tidak demikian,sebab antara satu bank dengan bank yang lain nomor kode rekeningnya tentu tidaklah sama,''ujar dia.

Kepala Kemenag Magetan Chomsin belum berhasil dikonfirmasi.Saat ditelepon,terdengar nada sambung. Tapi telepon selulernya tidak diangkat.Hingga berita ini diturunkan,upaya konfirmasi koran ini lewat SMS tentang nyanthol-nya honorarium ke-170 tenaga penyuluh agama,belum dibalas Chomsin.(rif/sat)

Sumber : Radar madiun
Sumber Ilustrasi Foto ; Google


Diberdayakan oleh Blogger.