25 KK Korban Merapi Transmigrasi ke Kalbar

Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengirim 25 kepala keluarga yang merupakan korban erupsi Merapi ke Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, untuk mengikuti program transmigrasi.

"Kita akan mengirim 25 masyarakat untuk mengikuti program transmigrasi ke Kabupaten Kubu Raya. Mereka adalah korban erupsi Merapi pada tahun 2009 lalu," kata Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu, di Sungai Raya, Selasa (11/10/2011).

Dia mengatakan, sebagian besar warga Sleman yang menjadi peserta program transmigrasi ke Kubu Raya itu berasal dari Kecamatan Cangkringan, di mana pada saat peristiwa meletusnya Gunung Merapi 2009 hampir seluruh wilayah kecamatan tersebut terkena erupsi.

"Dua puluh lima KK tersebut merupakan petani dan peternak sehingga kita harapkan saat menempati kawasan transmigrasi di Kubu Raya mereka juga bisa melanjutkan profesi mereka sebelumnya," tuturnya.

Yuni menjelaskan, program transmigrasi tersebut sebelumnya sudah dibahas antara Bupati Kubu Raya dan Bupati Sleman sehingga saat ini tinggal merealisasikannya saja.

Kedatangan Yuni dan rombongan ke Kubu Raya, hari ini, dilakukan untuk memastikan kesiapan kabupaten ke-14 di Kalimantan Barat itu dalam menerima warganya.

"Kita harapkan saat warga kita ditempatkan di Kubu Raya nanti mereka bisa diterima dengan baik oleh pemerintah ataupun masyarakat Kubu Raya sehingga mereka bisa memperbaiki kehidupan mereka, terutama menghilangkan trauma dari musibah Merapi lalu," tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kubu Raya Agus Suparwanto mengatakan, 25 KK warga Sleman tersebut nantinya akan menempati daerah transmigrasi di Desa Terentang Hulu, Kecamatan Terentang.

"Mereka akan menempati kawasan transmigrasi di Terentang Hulu bersama warga transmigrasi lainnya dari Kabupaten Magetan, Magelang, dan Madiun yang juga merupakan korban erupsi Merapi. Selain itu juga akan ada masyarakat transmigrasi dari Daerah Ibu Kota Jakarta dan 50 KK dari warga transmigrasi lokal asal Kabupaten Kubu Raya," kata Agus.

Sumber : Kompas

Diberdayakan oleh Blogger.