DPRD Jatim Bakal Dilengkapi Lift Rp 2 M

SURABAYA – Selain akan dibangun ruang privasi anggota dewan, dua buah lift akan melengkapi Gedung DPRD Jatim. Lift itu akan mulai dipasang tahun depan dengan menghabiskan anggaran Rp 1,5 miliar hingga Rp 2 miliar. Pemasangan lift itu akan menjangkau dari lantai dasar hingga ruang paripurna di lantai 3.

“Satu buah lift harganya mencapai Rp 750 juta, itu yang standar sekali. Kalau yang lebih bagus, sekitar Rp 1 miliar. Rencananya, akan kami pasang 2 buah lift mulai tahun depan,” ujar Soekardo, Sekretaris DPRD Jatim, Rabu (12/10).

Pengadaan lif itu diperuntukkan anggota DPRD, Kepala SKPD, serta tamu yang diundang dalam setiap rapat paripurna.

Sukardo mengatakan, ada sejumlah anggota dewan hingga kepala SKPD yang kesulitan jika harus naik tangga. Apalagi jika ada tamu DPRD yang diundang dalam rapat yang menggunakan kursi roda. Selama ini, gedung DPRD memang tidak memiliki kelengkapan itu.

“Sudah dilakukan kajian, pilihannya dulu ada dua yakni pakai eskalator atau pakai lift. Ternyata yang paling cocok dan sesuai dengan bangunan pakai lift,” katanya.

Pengadaan lift itu diambilkan dari dana belanja modal yang diterima Sekretariat DPRD Jatim. Sehingga tidak menggunakan anggaran khusus. Ia juga menyatakan, pimpinan dewan sudah menyetujui rencana itu. Meskipun belum ada surat resmi persetujuan pengadaan lift, dikarenakan pengadaannya baru akan dilakukan pada tahun anggaran depan. “Sudah disetujui secara lisan, pimpinan dewan juga mendukung sarana itu sebagai bagian mempermudah mereka yang cacat ataupun sakit,” tambahnya.

Di sisi lain, Sukardo menjamin, pengadaan lift itu dilakukan secara lelang terbuka. Hal ini belajar dari kasus dugaan korupsi lift di RSUD BDH Surabaya. Yang jelas, sambung dia, kebutuhan akan lift bukan suatu barang mewah lantaran menjadi kebutuhan bagi gedung DPRD.

”Ini kan bukan barang mewah, tetapi sudah jadi kebutuhan. Kalau anggota dewan atau ada Kepala SKPD yang sudah susah jalan kan lebih bisa dimudahkan dengan adanya lift ini,” katanya.

Tahun 2011 ini, kebutuhan belanja sarana dan modal sendiri di Sekretariat DPRD dianggarkan hingga Rp 50 miliar. Sukardo mengaku, jumlah itu akan mengalami kenaikan pada tahun depan menjadi Rp 60 miliar. Namun, pengadaan lift dan renovasi di gedung wakil rakyat itu hanya dilakukan dengan menggeser anggaran saja.

”Tahun ini memang kami fokuskan untuk renovasi dan pembangunan ruang privasi itu. Tahun depan kita gunakan untuk pengadaan lift,” ujarnya.

Sebelumnya, gedung DPRD Jatim dilengkapi ruang privasi untuk 80 anggota dewan. Pembangunan ruang privasi itu menelan anggaran Rp 4,6 miliar. Sedangkan untuk isi 80 ruangan itu dianggarkan mencapai Rp 2,5 miliar. Pihaknya menjelaskan, ruangan privasi anggota dewan nantinya akan dilengkapi dengan televisi flat 22 inchi, meja dan kursi, rak buku dan almari pakaian.

”Ruang privasi itu sudah ada DPRD Kaltim, Sulsel, Sumbar bahkan DPRD Magetan saja ada ruang privasinya. Kami juga memastikan tidak jadi ada mini bar seperti yang dulu pernah diberitakan,” katanya. yop



Sumber : Surabayapost.co.id

Sumber ilustrasi Foto : Surabaya.go.id



Diberdayakan oleh Blogger.