Magetan perkuat kemampuan ritel koperasi

Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Dinkop dan UKM) Kabupaten Magetan dan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, memperkuat jaringan usaha koperasi (JUK) di wilayah tersebut, melalui kerja sama bidang usaha ritel antar koperasi.

Upaya tersebut dilakukan dengan mempertemukan 50 pengurus koperasi pengelola unit usaha warung serba ada (waserda) se-Magetan dengan principal PT Unilever dan koperasi distributor pada pekan lalu. Melalui kulakan/pembelian barang secara bersama diharapkan koperasi bisa mendapatkan komoditas dengan harga rendah, sehingga kompetitif menghadapi toko modern/swalayan berjaringan nasional. Kepala Bidang Usaha Dinkop dan UKM Kab. Magetan Nanny Permana mengatakan koperasi harus mampu menangkap peluang bisnis di bidang eceran, karena mempunyai konsumen loyal yakni para anggota lembaga perkoperasian tersebut.

"Jangan sampai peluang itu digarap dan dimanfaatkan oleh pihak lain yang belum tentu memberikan manfaat bagi koperasi dan anggotanya," ujarnya melalui siaran pers yang diterima Bisnis hari ini. Hal itu diungkapkan dalam acara pembentukan jaringan usaha koperasi (JUK) dan temu usaha ritel di Gedung Dekopinda Kab. Magetan pekan lalu. Acara itu dihadiri 50 koperasi pengelola warung serba ada (waserda) dan PT Unilever.

Manajer JUK Daerah Dekopinda Kab. Magetan Sugiyarto menyatakan pentingnya memperkuat jaringan usaha bagi koperasi sejenis yakni koperasi pengelola unit usaha waserda, sekaligus mempertemukannya dengan principal/pabrikan pemasok barang. "Pola pikir para pengurus koperasi pengelola waserda perlu berubah lebih maju, bahwa usaha pertokoan bukan sekedar kulakan dan menjual barang. Faktor sumberdaya manusia harus ditingkatkan kualitasnya agar bisa melayani pembeli lebih baik," tuturnya. Selain itu, lanjut Sugiyarto, penataan barang di rak dan tampilan bangunan toko pun membutuhkan perhatian tersendiri agar menarik pembeli, di tengah semakin ketatnya persaingan bisnis ritel.

Pihak Unilever disebutkan siap memasok sejumlah items produk kepada jaringan koperasi dengan harga miring serta program promosi saling menguntungkan. Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Dinkop dan UKM) Kabupaten Magetan dan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, memperkuat jaringan usaha koperasi (JUK) di wilayah tersebut, melalui kerja sama bidang usaha ritel antar koperasi.

Upaya tersebut dilakukan dengan mempertemukan 50 pengurus koperasi pengelola unit usaha warung serba ada (waserda) se-Magetan dengan principal PT Unilever dan koperasi distributor pada pekan lalu. Melalui kulakan/pembelian barang secara bersama diharapkan koperasi bisa mendapatkan komoditas dengan harga rendah, sehingga kompetitif menghadapi toko modern/swalayan berjaringan nasional.

Kepala Bidang Usaha Dinkop dan UKM Kab. Magetan Nanny Permana mengatakan koperasi harus mampu menangkap peluang bisnis di bidang eceran, karena mempunyai konsumen loyal yakni para anggota lembaga perkoperasian tersebut.

"Jangan sampai peluang itu digarap dan dimanfaatkan oleh pihak lain yang belum tentu memberikan manfaat bagi koperasi dan anggotanya," ujarnya melalui siaran pers yang diterima Bisnis hari ini. Hal itu diungkapkan dalam acara pembentukan jaringan usaha koperasi (JUK) dan temu usaha ritel di Gedung Dekopinda Kab. Magetan pekan lalu. Acara itu dihadiri 50 koperasi pengelola warung serba ada (waserda) dan PT Unilever.

Manajer JUK Daerah Dekopinda Kab. Magetan Sugiyarto menyatakan pentingnya memperkuat jaringan usaha bagi koperasi sejenis yakni koperasi pengelola unit usaha waserda, sekaligus mempertemukannya dengan principal/pabrikan pemasok barang. "Pola pikir para pengurus koperasi pengelola waserda perlu berubah lebih maju, bahwa usaha pertokoan bukan sekedar kulakan dan menjual barang. Faktor sumberdaya manusia harus ditingkatkan kualitasnya agar bisa melayani pembeli lebih baik," tuturnya.

Selain itu, lanjut Sugiyarto, penataan barang di rak dan tampilan bangunan toko pun membutuhkan perhatian tersendiri agar menarik pembeli, di tengah semakin ketatnya persaingan bisnis ritel.

Pihak Unilever disebutkan siap memasok sejumlah items produk kepada jaringan koperasi dengan harga miring serta program promosi saling menguntungkan.

Sumber : Bisnis.com


Diberdayakan oleh Blogger.