Warung Remang-Remang Milik Oknum Perangkat Desa Dibongkar Paksa

Magetan. Warung remang-remang yang diduga dijadikan tempat praktek asusila terselubung di bongkar paksa oleh warga sekitar. Hal ini di lakukan oleh warga karena selama ini warung milik salah satu oknum Pamong Desa Dadi, Kecamatan Plasoan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur sangat merasahkan warga.Senin, 19/12/2012.

Dengan membawa peralatan big hemmer, linggis, dan golok, ratusan warga membongkar warung yang berlokasi di pinggir jalan raya Magetan-Wisata Telaga Sarangan.Warga marah, karena selama ini warung berlantai 3 tersebut sering di jadikan transaksi PSK bahkan tempat praktik asusila terselebung.

Mereka langsung merobohkan, Wagino Ketua RW 07 Desa Dadi mengatakan, Warung yang sudah hampir 2 tahun ini di bangun di atas tanah bengkok dan tidak mempunyai ijin. “Pembongkaran warung milik pamong ini, melatarbelakangi selama ini di jadikan tempat ini praktek asusila terselubung ,”jelasnya kepada www.magetankumandang.com

“Sebenarnya kasus warung tersebut sudah lama, cuman dari pemiliknya tidak pernah mengubris omongan warga sekitar, tapi malahan mentang-mentang,” jelasnya.

Senada yang lontarkan Endah salah satu warga Desa Dadi, menjelaskan ,pembongkaran warung, sudah di sepakati kedua pihak pemilik dan warga yang di tengahi oleh pihak Polisi dan Kepala Desa Dadi.” Memang selama ini warung tersebut sering meresahkan warga sekitar, bagimana tidak, setiap hari adanya orang mabuk dan keluar masuk wanita seksi dari kamar bawah,” katanya

Jamijan onkum perangkat Desa hanya bisa diam menyaksikan warung nya di bongkar paksa oleh warga.” Saya tidak bisa berbuat apa-apa, kalau itu kehendak warga sekitar, mereka menuntun karena selama ini merasa resah dengan adanya usaha saya,” ujar jamijan perangkat Desa Dadi.

Diberdayakan oleh Blogger.