Angka Kecelakan Tahun 2011 Di Magetan Meningkat 3 Kali Lipat.

Magetan. Sesuai data grafik angka kecelakan di Magetan semakin meninggkat hingga 100 persen lebih. Kecelakan banyak di dominan kendaraan roda dua. Sesuai data kecalakan dari Polisi Resot Magetan perbandiangan tahun 2010 dengan tahun 2011 sangat jauh. Tahun 2010 jumlah kecelakan mencapai 148, meninggal dunia 28, luka berat 88, luka ringan 160 dengan kerugian material Rp. 203.220.000,00.

Perbandingan tersebut jauh bila di banding tahun 2011. Tahun 2011 jumlah kecelakan 424, meninggal dunia 28, luka berat 145,. Dan luka ringan 550 dengan kerugian material berjumlah 506.950.00,00.

“Dari jumlah tersebut perbandinagn separuh lebih, kecelakan di wilayah Magetan sering di dominansi sepeda motor, rata –rata usia pengendara antara 20 sampai 25 tahun. Sesuai data dan ulah TKP penyebab kecelakan human error,” ujar Ipda Andika Temanta Purba, kanit laka Polres Magetan

“ Selain itu, akibat meningkatnya kecelakan di Magetan, banyak jalan yang rusak seperti jalan rusak berlubang.Seperti di perbatasan Kabupaten Magetan dengan Madiun, persisinya di Desa Pesu hingga Desa Kutu, kecamatan Maospati,belum lagi kalau pada waktu ulah TKP seusai kecelakan pihak kami sering menemukan pengemudi berbaut akhoho,l” katanya.

Kecelakan di Magetan sering terjadi pada malam hari.titik rawan kecelakan ada 5 lokasi jalan raya Maospati hingga perbatasan Ngawi. Jalan Takeran. Plaosan, dan Panekan.

Upaya Polisi untuk menekan angka kecelakan di Magetan di setiap titik rawan selalu di beri pos penjaga Polisi, dengan harapan bagi pengendara akan lebih nyaman dan berhati-hati.

Andika juga menambahkan, akhir-akhir ini yang sering terjadi kecelakan diwilayah jalan raya Maospati, Ngawi dan jalan kanal di wilayah Kecamatan Barat dan Maospati,”katanya

Diberdayakan oleh Blogger.