Prasasti Takeran

Foto 'Prasasti Takeran' tersebut penulis ambil pada saat melihat Pameran Benda Cagar Budaya dan Pusaka di Gedung Korpri Magetan yang berlangsung pada tanggal 21-26 November 2011. Pameran ini dibuka secara resmi oleh Bupati Magetan Drs. H. KRA Sumantri Noto Adinagoro, MM.
Salah satu benda cagar budaya yang menarik perhatian adalah Prasasti Takeran. Prasasti Takeran ini diperkirakan berasal dari masa Kadiri (tahun 1042-1222 Masehi), isi prasasti ini berisikan penanaman sebuah pohon. Kemungkinan pohon yang dimaksud adalah Pohon Bodhi atau Ficus Religiosa L. (Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Provinsi Jawa Timur di Trowulan Mojokerto).
Lokasi penemuan Prasasti Takeran tersebut persisnya dimana? Sesuai dengan namanya tentu ditemukan di wilayah Takeran Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan. Mengapa Takeran dipilih sebagai tempat penanaman Pohon Bodhi tersebut? Apakah ada sesuatu hal yang istimewa di wilayah tersebut? Apakah tujuan penanaman Pohon Bodhi di tempat tersebut? Masih adakah Pohon Bodhi atau keturunannya di Takeran saat ini?
Pohon Bodhi disebut para ahli botani sebagai Ficus Religiosa (pohon fig yang suci) karena digunakan sebagai tempat Buddha bernaung. Pohon ini termasuk spesies pohon fig (beringin) dalam keluarga Moraceae. Daun pohon ini berbentuk hati. Pohon Bodhi yang ada sekarang bukanlah pohon asli tempat Buddha mencapai pencerahanNya lebih dari 2.500 tahun silam, tetapi merupakan keturunan langsung dari pohon asli tersebut.
Pada abad ke-3 SM, putri Kaisar Asoka bernama Sanghamitta membawa cabang Pohon Bodhi asli menuju Sri Lanka dan ditanam di Anuradhapura, dimana pohon anakan ini masih hidup dan tumbuh hingga hari ini. Pohon Bodhi di Anuradhapura ini juga telah ditetapkan sebagai pohon tertua yang tercatat dalam sejarah dan merupakan pohon pertama yang ditanam manusia dengan tanggal yang pasti (wisata.kompasiana.com | Pohon Bodhi – Pohon Tertua dalam Catatan Sejarah | Zinck | 17 February 2011 | 13:36).
Kemungkinan besar Pohon Bodhi atau keturunannya yang ditanam dijaman Kadiri di Takeran telah punah. Bila Pohon Bodhi atau keturunannya masih ada sampai kini tentu hal tersebut merupakan peninggalan sejarah yang bernilai tinggi. Mungkin saja Pohon Bodhi yang ditanam di Takeran pada saat itu masih keturunan asli Pohon Bodhi yang digunakan Siddhartha Gautama mencapai pencerahanNya.


Diberdayakan oleh Blogger.