Tiga Kecamatan Di Terjang Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang

Magetan. Dua hari berturut-turut akibat hujan deras dan angin kencang sejumlah pohon besar di tiga Kecamatan Maospati, Barat dan Bendo , Kabupaten Magetan, Jawa Timur tumbang. Di Kecamatan Maospati ada dua pohon tumbang, yakni di sebelah barat pos pintu masuk Lanud Iswahyudi dan di jalan utama Madiun – Solo persisnya di Kelurahan Maospati sebelah barat pos tengah lanud Iswahyudi . Sedangkan di Kecamatan Bendo sejumlah pohon yang tumbang di sepanjang jalan Kecamatan Bendo dan di Kecamatan mBarat pohon tumbang persisinya di sebelah timur SPBU.

Sesuai pantuan magetankumandang.com, dari kesekian pohon yang tumbang telah memacetkan arus lalu lintas. Seperti di jalan utama yang menghubungkan Madiun - Solo, pohon yang sudah berusia ratusan tahun telah tumbang, akibatnya arus lalu lintas di jalan tersebut macet total lebih kurang selama 2 jam.22/01/2012/Minggu.

Kendaraan dari arah Solo maupun Madiun berhenti, para pengendara harus bergantian untuk bisa melalui jalan tersebut , sebab setenggah badan jalan di tertutup pohon raksasa .

Untuk menghindari kemacetan petugas Polisi dan warga setempat langsung membersihkan dan memotong bagian batang pohon dengan alat mesin graji.

Jonny Petugas Polisi menjelaskan, untuk menghindarai kemacetan pihaknya melakukan buka tutup, “kami sedikit kesulitan karena pohon yang tumbang cukup besar, kami harap para pengendara dari arah Madiun maupun sebaliknya bersabar, sebab selain pohon besar mesin untuk pemotongan berjumlah hanya satu sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama,” jelasnya.

“ Saat hujan deras dan angin kencang dari arah selatan datang, tiba-tiba saya mendengar suara benda berat jatuh, begitu saya keluar rumah ternyata pohon yang berada disebrang jalan tumbang dan menutupi jalan utama,kejadiannya hanya 5 menit,” jelas Eka Heri warga kelurahan Maospati.

Eka Heri juga menjelaskan, pada saat itu, saya tidak bisa berbuat banyak, karena mengingat saat itu masih hujan deras, akan tetapi saya dan warga sekitar hanya bisa membersikan ranting pohon sambil menunggu tukang graji datang.

Dengan kejadian seperti ini, Jatmiko warga Desa Bogorejo, Kecamatan mBarat yang kebetulan melintas dan mengetahui kejadian tersebut mengatakan, dari pihak Pemerintah Kabupaten Magetan segera melakukan tindakan tegas dengan cara melakukan penembangan pohon besar yang sudah berusia ratusan tahun.”Untung dari sejumlah pohon tua yang tumbang tidak memakan korban jiwa dan kerugian hanya di material saja, coba kalau sampai memakan korban jiwa, tentunya tambah repot bukan,”katanya.

Diberdayakan oleh Blogger.