Bupati Magetan Ngamini PPDI

Magetan - Bupati Magetan Jawa Timur Dr. H. Soemantri MM mengamini berdirinya Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) berdiri di Magetan, hal ini disampaikan Bupati saat enam orang pengurus PPDI Magetan menghadap Bupati untuk bersilahturohmi, hari Senin 13/2 yang lalu.

Atas dasar Surat Mandat No 076 /PP.PPDI/ 2011 ke enam orang pentholan pengurus PPDI Magetan itu berikrar akan membawa Magetan kedepan yang lebih baik dan bekerja, Perangkat Desa sesuai tugas pokok dan pungsinya Perangkat Desa bekerja di Desanya masing masing. Ke enam (6) orang itu adalah Dr. Ir. M. Nur Hidayat CNMMT, Agung Priono SE, Drs. Agus Sunaryo, Sutarman SH, Drs. Panut Hadi Siswoyo, dan Parno.

Dalam arahanya Bupati, sangat setuju PPDI dibentuk asalkan tujuanya baik, menurutnya kata Bupati, karena selama kurun waktu terakhir ini, Perangkat Desa banyak yang bercerai berai “sak karepe dewe” bagaikan ayam kehilangan induk.

Lebih lanjut, Bupati sangat senang apabila dibentuknya PPDI nanti Perangkat Desa akan kembali ke barak seperti semula, yaitu ke jati dirinya “Pamong Desa” sebagai pelayan masyarakat dan ngemong rakyat Desa.

Saran Bupati apabila sudah terbentuk, PPDI jangan berpolitik dan jangan mudah ditumpangi salah satu partai politik, seperti ormas yang numpangi Perangkat Desa, dengan iming-iming legislator. “Individu silahkan berpolitik untuk memilih sesuai isi hati nuraninya masing-masing” katanya.

Ditempat yang sama, Agung Priono, mengatakan PPDI bukan Partai Politik dan bukan Ormas yang berpolitik, tetapi PPDI merupakan wadah Profesi, Ketenagaan Perangkat Desa yang bergerak secara Independent dan berjuang demi kesejahteraan Perangkat Desa secara luas.

“PPDI tidak bisa bergerak sendiri- sendiri, karena semua tatacara dan aturan dalam perjuangan untuk mencapai suatu tujuan organisasi di atur dalam AD/ART yang berada di pusat hingga tingkatan di Desa’ tegasnya.

Untuk itulah cepat atau lambat di pastikan PPDI akan segera berdiri, karena sudah jelas PPDI merupakan wadah profesinya Perangkat Desa, seperti halnya Guru punya wadah PGRI, Buruh/karyawan punya SBSI dan SPSI.

Setelah pertemuan ini harapanya, untuk semua pengurus di tingkat Kecamatan atau di tingkat Desa untuk segera mendata persunel jumlah Perangkat Desa/Pamong di desanya masing-masing untuk data best dan rencana KTA PPDI, katanya



Diberdayakan oleh Blogger.