Diduga Sengaja Dibakar, Rumah Ludes

MAGETAN - Diduga penyakit keterbelakangan mentalnya lantaran kambuh, seorang pemuda di Dusun Ngegong, Desa Tambakrejo, Magetan, nekat membakar rumahnya sendiri. Kejadian pada Selasa (21/2) malam sekitar pukul 21.00 itu sontak mengagetkan warga setempat.

Sepertinya memang kumat. Karena sakitnya (keterbelakangan mental, Red) memang sudah lama. Saya sendiri kaget, karena iba-tiba saja api itu membumbung tinggi dari atas rumahnya,’’ kata Suwito, 35, salah seorang warga yang bersebelahan rumah.

Adalah Fatmawan, 30, pemuda yang diduga sengaja membakar rumahnya itu. Di rumah tersebut, dia hanya tinggal bersama ibunya Sadinah, 60. Beruntung, saat kejadian, Sadinah tak berada di rumah. ‘’Saya masih di luar rumah. Pas mau pulang, saya kaget melihat api yang sudah besar di atas rumah saya,’’ kata Sadinah.

Informasi yang dihimpun Radar Magetan, kejadian itu bermula saat api dipercikkan Fatmawan ke kasur yang berada di bagian atas rumahnya. Di loteng itu, api cepat membumbung lantaran selain kasur juga terdapat tumpukan kertas. Apalagi, sebagian besar material rumah berbahan kayu.

Warga yang mengetahui kobaran api langsung berupaya memadamkan menggunakan peralatan seadanya. Tak berapa lama, aparat yang dipimpin Kapolsekta Magetan AKP Marino bersama tim pemadam kebakaran datang. ‘’Dari informasinya, memang itu sepertinya sengaja dibakar. Karena tidak ada tanda-tanda korsleting dan pemuda itu juga sudah sakit jiwa,’’ kata Marino.

Si jago merah baru bisa dijinakkan sekitar pukul 22.30. Meski begitu, warga setempat masih berupaya menyiram sisa-sisa bara api agar tak merembet ke permukiman sekitar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta. ‘’Kami berupaya bersama warga untuk memadamkannya, apalagi di sini padat penduduk,’’ tuturnya. (wka/isd)



Sumber : radarmadiun.co.id




Diberdayakan oleh Blogger.