Joko Akan Tegur Pemkab Dan Polisi

Magetan. Terkait makin banyaknya kasus pencabulan di Magetan Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Jawa Timur mulai jengkel melihat kinerja Pemerintah Magetan dan Kepolisian yang di nilai tidak pernah menanggapi akibat pergaulan remaja sekarang.”Saya sangat mengkawatirkan generasi Indonesia khususnya anak remaja di Magetan, akhir-akhir ini mereka semakin berani dan liar seperti tanpa ada control dari pihak orang tua maupun pemerintah,”ujar Joko Suyono Ketua DPRD Kabupaten Magetan saat usai makan siang di kantin. Rabu.02/02/2012.

“Saya akan segera tegur mereka “Pemkab dan Polisi” supaya segera di adakan razia rutin di beberapa titik yang suka buat mangkal anak sekolah bolos,”jelasnya.

Selama ini banyak laporan bahwa di sejumlah tempat di Magetan,seperti warung di jalan tembus sering di jadikan tempat anak sekolah bolos.” Sangat di sayangkan, waktu jam sekolah mereka sering mangkal di warung jalan tembus,”katanya.

“Yang menjadi prihatin yaitu masyarakat sering menemukan sepasang muda-mudi di jalan tembus maupun tempat lain masih berpakian serangam sekolah memadu kasih, kalau hal ini di biarkan siapa lagi yang mau perduli,”jelasnya.

Sesuai data tahun 2011 Dinas Sosial Kabupaten Magetan, sudah menangani pencabulan lebih kurang 20 kasus, rata-rata korban dan pelaku masih anak sekolah tingkat pertama dan menengah ke atas.

“ Memang, peranan terpenting dalam mengawasi anak adalah kedua orang tua, namun Pemkab dan pihak Polisi juga mempunyai peranan penting untuk mengamankan genarasi muda dari pergaulan bebas,”jelasnya kepada magetankumandang.com.

Joko Suyono yang berangkat dari Partai PDI.Perjuangan juga menambahkan, Jangan di jadikan suatu alasan kalau wisata Sarangan dan sepanjang jalan tembus Sarangan-Tawangmangu adalah tempat untuk berwisata hingga bebas siapa saja boleh berkunjung.

“Minimal mereka perlu shoptherapy, di tangkap di bawa ke kantor Polisi atau Sat Pol PP dan bisa pulang bila di jemput orang tuanya. Saya yakin bila ini kalau di lakukan terus minimal bisa menekan angka kenalkan remaja maupun pergaulan bebas,” jelasnya.

Diberdayakan oleh Blogger.