Minim, Anggaran Bencana Pemkab

Magetan—Bencana alam angin puting beliung di sejumlah lokasi di Magetan yang mengakibatkan robohnya sejumlah rumah warga serta rusaknya tanaman, sangat dirasakan oleh warga. Untuk meringankan beban korban bencana tersebut, Pemkab Magetan akan memberikan bantuan semampu keuangan daerah.

Kepala Bagian Linmas Bakesbangpollinmas Magetan, Sutikno, menaksir dampak kerugian bencana alam tersebut mencapai Rp 5 miliar. Kerugian tersebut merupakan taksiran di beberapa titik bencana. Meliputi sekitar 14 rumah roboh, rusak berat dan ringan serta beberapa infrastruktur yang rusak. “Namun bukan berarti pemerintah harus mengganti sepenuhnya. Ada parameternya untuk mengalokasikan bantuan tersebut,” jelasnya saat ditemui MK, Rabu (1/2).

Sejauh ini, lanjut dia, pihaknya sudah melakukan bantuan di beberapa titik. Seluruhnya diserahkan langsung Bupati Sumantri. Namun pasokan bantuan masih diutamakan dalam hal sembako. “Dan untuk besaran bantuan lainnya, dalam waktu dekat juga masih harus dirapatkan dengan seluruh instansi terkait,’’ terangnya.

Dari kacamata DPRD Magetan, anggaran bencana alam di Magetan hanya sekitar Rp 1 miliar atau seperlima dari total taksiran kerugian versi bakesbang.

Minimnya anggaran itu karena Magetan belum memiliki instansi yang khusus menangani siaga bencana seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). ‘’Rencananya kekurangan alokasi bencana tersebut akan kami mintakan tambahan ke badan penanggulangan bencana alam Jawa Timur,’’ kata Ketua Komisi A DPRD Magetan, Pardi.

Saat ini, Pardi mengaku terus mendesak eksekutif untuk segera mengalokasikan anggaran bencana yang sudah ada ke sejumlah titik-titik urgen yang perlu segera dibantu. ‘’Dari anggaran awal sekitar Rp 1 miliar itu, kami mendesak supaya ditambahkan pula dari alokasi anggaran di pos di beberapa SKPD yang kurang efektif.


Sumber : Magetankita.com

Diberdayakan oleh Blogger.