Pasar Plaosan Jadi 'Ladang' Pencuri

Magetan - Diduga karena sistem keamanan yang lemah, pasar Plaosan sering dibobol maling. Selama enam bulan terakhir, sudah enam kali pencuri bebas mengobok-obok kios yang ada di pasar itu. Dan rata-rata, aksi pencurian dilakukan pelaku pada malam hari. Yang terkhir, kios milik Hadi Sutomo (61) yang disatroni maling, Jumat (3/1). Meski hanya rokok yang hilang, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 6 juta.

Kejadian itu baru diketahui sekitar pukul 05.30 WIB. “Ketika akan membuka kios, pintu kios saya seperti habis dibuka. Dua buah gembok hilang. Padahal gembok itu besar-besar lho mas, saya yakin ini pasti digunting,” kata Hadi Sutomo saat ditemui.

Setelah sadar kiosnya dimasuki tamu tak diundang, dia lantas mengecek barang-barang dagangannya. Dan benar saja, ada ratusan bungkus rokok dagangannya sudah raib. Seperti rokok Djarum 76 satu bal, Surya 12 slop, Djarum Super enam slop, LA besar tiga slop, LA kecil lima slop, serta Djarum Black besar lima slop. ‘’Kalau ditaksir totalnya sekitar Rp 6 juta,’’ terangnya.

Atas kejadian itu, Hadi berharap petugas keamanan di Pasar Plaosan bisa lebih ditingkatkan. “Sejak enam bulan lalu, sudah ada enam kali aksi pencurian. Dan seluruhnya tidak ada yang terungkap,” keluhnya.

Kapolsek Plaosan, AKP Setyo Wiyono, membenarkan kejadian tersebut. ’Kami masih mengembangkan penyelidikan. Termasuk melakukan olah TKP. Mudah-mudahan saja tak sampai lama bisa terungkap,’’ terangnya.


Sumber : Magetankita.com

Diberdayakan oleh Blogger.