Produksi Beras Jatim Ditargetkan 8,1 Juta Ton

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menargetkan produksi beras provinisi tersebut padatahun 2012 mencapai 8,1 juta ton.

"Jumlah ini meningkat dari sasaran total semula yang mencapai 7,8 juta ton beras seiring dengan beberapa faktor pendukung," ujar Soekarwo saat acara Pencanangan Gerakan Ramah Lingkungan Menuju Kemakmuran dan Pemanfaatan Sampah Plastik sebagai BBM Alternatif di Desa Kaliabu, Mejayan, Kabupaten Madiun, Sabtu (18/2).

Menurut dia, target tersebut akan terpenuhi menyusul selesainya pembangunan dan perbaikan sejumah irigasi persawahan di Jawa Timur, seperti pembangunan Waduk Gonggang di Kabupaten Magetan dan bendungan gerak Bojonegoro "Barrage".

Demikian juga dengan telah berfungsinya proyek "Jabung Ring Dike" di Kabupaten Lamongan, Bendungan Bendo di Ponorogo, Bendungan Tugu di Trenggalek, Bendungan Bajulmati di Banyuwangi, dan sejumlah irigasi lain.

"Pada 'subround' pertama, yakni Januari s.d. April mendatang, Jawa Timur ditargetkan panen sebesar 57,9 persen dari total sasaran 8,1 juta ton beras. Kami yakin jumlah tersebut akan terlampaui," kata dia.

Selain itu, melalui perbaikan irigasi persawahan, Gubernur berharap rerata indeks pertanaman (IP) di Jatim meningkat menjadi 2,3 dari kondisi saat ini yang hanya sekitar 1,8. Hal ini karena intensitas tanam petani dalam satu tahun juga naik.

Di samping itu, melalui perbaikan dan pembangunan waduk ataupun irigasi, maka luasan tanam di seluruh Jawa Timur juga akan meningkat yang secara langsung berdampak pada produksi beras.

"Pada kondisi musim kering para petani di Jawa Timur tetap bisa bercocok tanam dan panen," kata Gubernur Jatim.


Sumber : Mediaindonesia.com


Diberdayakan oleh Blogger.