Harga Sayuran di Magetan Naik 100 Persen

Harga Sayuran di Magetan Naik 100 Persen
Memasuki 10 hari puasa, harga kebutuhan masyarakat semakin melonjak. Tidak hanya sembilan bahan pokok (sembaki), namun juga sayur mayur.
 
Kenaikan harga sayur mayur ini tidak saja memukul konsumen, tapi juga pedagang ethek (pedagang sayur keliling).

"Kenaikan harga sayur mayur mencapai 100 persen lebih. Tidak hanya masyarakat yang menjerit, kami sebagai pedagang sayur mayur juga terkena imbasnya," kata Suradi pedagang ethek warga Desa/Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan yang ditemui Surya bersama Ketua Paguyuban Pedagang Ethek Lawu Yusuf, di Pasar Sayur setempat, Senin (30/7/2012).

Bagaimana tidak menjerit, tambah Suradi, modal dagang yang biasanya cukup untuk memenuhi rombong-nya, kini tidak mencukupi.

"Biasanya modal Rp 500 ribu, kita sudah bisa melengkapi dagangan. Tapi sekarang ini, setengah aja belum dapat dagangan,"katanya.

Dirinci, sayur mayur yang harganya mengalami kenaikan, diantaranya sayur sawi yang semula Rp 500 per ikat, sekarang Rp 1500. Wortel biasanya Rp 2000 per kilogram naik menjadi Rp 4500. Kentang dari Rp 4000 per kilogram menjadi Rp 6000. Tomat Rp 3000 per kilogram menjadi Rp 4000.

Brokoli/kol perbuah Rp 7000 kini naik Rp 10000. Daun kapri yang biasa didapat dengan harga Rp 14000 per kilogram menjadi Rp 16000. Kobis per kilogram Rp 7500 menjadi Rp 9500. 
 
Sumber : tribunnews.com 
 
 
Diberdayakan oleh Blogger.