Warga Magetan Tonton Film G 30 S PKI

Magetan - Ratusan warga Kabupaten Magetan dari berbagai kelompok menonton film G-30 S PKI di lapangan Desa Soco, Kecamatan Bendo. Hal ini untuk memperingati hari kesaktian pancasila yang jatuh pada Senin (1/10/2012) besok.

Sebelum menonton, film yang mengisahkan kekejaman pemberontak PKI tersebut, warga yang terdiri dari alim ulama, santri sejumlah ponpes yang ada di Magetan, Forum Anti Komunis (FAK) dan sejumlah warga setempat tersebut terlebih dahulu melakukan doa bersama.

Doa bersama tersebut ditunjukkan untuk semua korban keganasan PKI. Terutama korban keganasan PKI tahun 1948 di Magetan yang memakan puluhan korban dan mayoritas adalah pemuka agama atau kyai setempat.

"Tadi doa bersama dilakukan selepas solat Isyak. Habis itu langsung dilakukan nonton bareng film G-30 S PKI," ujar ketua FAK Kabupaten Magetan, Muhamad Lutfi Muharam saat di lokasi, Minggu (30/9/2012) malam.

Ketua organisasi yang mayoritas anggotanya adalah keluarga korban PKI ini mengatakan, film ini dipilih untuk mengingatkan ke warga tentang kengerian dari paham komunis dan efeknya dalam perjalanan negara ini.

"Film ini kita pilih hanya untuk mengingatkan bahaya PKI, agar tidak sampai hidup lagi di negara ini. Memang saat ini banyak kelurga PKI yang menyatakan jika mereka hanya korban. Tapi tetap saja PKI membuat banyak korban jatuh," kata Lutfi.

Di lapangan Desa Soco tersebut, terdapat sumur yang menjadi kuburan massal korban PKI tahun 1948. Di situ juga terdapat "kertapati" yakni gerbong yang dipakai PKI untuk mengangkut puluhan korbannya sebelum dikubur ke dalam sumur yang kini telah dipugar menjadi monumen.


Sumber : Beritajatim.com

Diberdayakan oleh Blogger.