Dahlan Iskan Puji Mobil Electrik ITS

Menteri BUMN Dahlan Iskan memuji mobil listrik Electric City Car (EC), karya mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Pujian kepada karya mahasiswa ITS Surabaya ini diungkapkan Dahlan Iskan saat mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhlas di Desa Kendang Dukuh, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Kendati demikian, mobil listrik tersebut menurut Dahlan Iskan perlu adanya pengembangan dan inovasi. "Bagus, bagus sekali. Bentuknya juga sangat bagus. (Tapi) masih harus dikembangkan lagi, karena masalah kecepatan dan segala macam kan. Terus (dikembangkan), harus berhasil," ungkap Dahlan Iskan, Minggu (27/1/2013).

Produksi massal mobil listrik di Indonesia, lanjut Dahlan Iskan, haruslah berhasil karena negeri ini tak mungkin harus terus menerus bergantung pada BBM. Ketika ditanya apakah dirinya tidak trauma dengan kecelakaan mobil listrik Ferari Tucuxi yang dikemudikannya di Magetan? Dahlan pun mengaku jika trauma tersebut sudah hilang.

"No...no... Sama sekali tidak. Harus sukses. Karena problem negara ini, terlalu berat jika bergantung pada BBM. Mobil listrik itu yang penting terbukti, hemat dan tidak membebani negara," terang Menteri BUMN yang juga dari keluarga besar pondok di Magelang tersebut.

Dahlan Iskan menuturkan, jika mobil listrik telah diproduksi secara massal di Indonesia, maka masyarakat tak perlu repot-repot ke SPBU karena mobil listrik bisa dicharge di rumah. "Kalau BBM kan harus diisi di stasiun. Kenapa? Karena ditiap rumah kan tidak punya BBM. Tapi kalau listrik, tiap rumah kan punya listrik," tandasnya.


Sumber : Beritajatim.com
 
Diberdayakan oleh Blogger.