Politik di Magetan Memanas, Baliho Incumbent Dirusak

Magetan - Konstalasi politik jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Magetan 23 April 2013 mulai memanas.
 
Para pasangan kandidat bupati saling bersaing meraih simpati publik dengan berbagai cara, termasuk black campaign, seperti merusak baliho calon lain.
Di perempatan Magetan-Cepoko, tepatnya di Desa Cepoko Kecamatan Panekan, baliho kampanye berukuran besar bergambar pasangan incumbent Sumantri-Samsi, dirusak oknum yang diduga suruhan rivalnya politiknya.

Jumari (32) warga Desa Cepoko mengatakan, rusaknya baliho itu terlihat rusak sekitar tiga minggu lalu. “Pastinya ada yang merusak. Saya tahu tahu sudah sobek seperti itu,”ujarnya, Minggu (30/12/2012).

Baliho berukuran besar yang memampang foto bupati dan wakilnya dengan slogan “Mari Sukseskan Pemilukada Kabupaten Magetan 2013″ itu dirobek dengan benda tajam.
 
 
Diberdayakan oleh Blogger.