Magetan Akan Bangun LIK-II

Magetan - Selain terkenal dengan obyek wisata Telaga Sarangan, Magetan juga memiliki industri kulit yang sudah terkenal. Industri tersebut meliputi pengolahan kulit setengah jadi maupun penyamakan kulit. Hingga kerajinan kulit yang dijadikan sebagai produk unggulan dan menjadi industri andalan di Kabupaten Magetan.
Data terhimpun hingga tahun 2012, secara keseluruhan industri kulit ini semakin berkembang menjadi 136 unit usaha tersebar di sejumlah kecamatan. Sehingga mampu menyerap ratusan tenaga kerja. Dengan nilai investasi lebih dari Rp 10 miliar, industri ini mampu memberikan nilai produksi lebih dari Rp 55 miliar.
Bahkan, saat ini industri kulit merupakan salah satu pendukung pencapaian visi Pemkab Magetan. Hal itu disampaikan Bupati Magetan, Sumantri, saat bertemu dengan para pengusaha kulit Magetan di Aula LIK (Lingkungan Industri Kulit), Rabu (13/2), “Industri kulit ini mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat Magetan,” kata Bupati Sumantri.
Menyadari potensi yang ada, industri kulit ini harus bisa berkembang dan semakin maju. Dia berharap agar penyamakan kulit dikelola dengan baik dan sungguh-sungguh. Ia juga berjanji, berbagai permasalahan seperti keluhan pencemaran lingkungan dari limbah industri akan segera diatasi.
Bupati juga mengatakan dalam waktu dekat Pemkab Magetan akan membangun LIK 2 yang berlokasi di Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo. Lokasi baru ini dikhususkan untuk mengolah bahan mentah kulit hingga menjadi setengah jadi, sehingga keluhan limbah yang dihasilkan pada proses ini dapat diatasi,” katanya.
Menanggapi rencana tersebut, Ketua APKI (Asosiasi Pengusaha Kulit Indonesia) Kabupaten Magetan, Basuki Rahmawan serta seluruh pengusaha penyamakan kulit menyambut baik upaya tersebut dan mendorong agar pembangunan LIK 2 segera direalisasikan. “Bila diperlukan, APKI Magetan siap membantu proses pembangunan LIK 2 tersebut. Kami prihatin terkait keluhan masyarakat akibat pencemaran Kali Gandong dari limbah LIK,” jelas Basuki Rahmawan.
Pemkab Magetan tertarik membangun LIK 2 ini tentunya didasarkan pada kalkulasi bisnis yang fisibel. Rencananya, pembangunan LIK 2 ini akan dilengkapi fasilitas pengolahan limbah yang lebih baik dan lebih sempurna. 
 
 
Diberdayakan oleh Blogger.