Petani Stroberi Merana Karena Musim Hujan


PLAOSAN - Musim hujan datang, para petani stroberi di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan merana. Ini dikarenakan buah tidak bisa tumbuh sempurna. Tidak sedikit juga yang membusuk di pohon. Akibatnya, hasil panen turun drastis sampai 50 persen. Otomatis, pendapatan pun menurun.

Kondisi saat ini berbeda jauh dengan kondisi di bulan Juni - September tahun lalu, dimana periode itu merupakan masa emas tanaman stroberi. Penjualan pun sangat bagus karena hasil panen yang memuaskan.

Sementara ini, untuk mengatasi curah hujan yang tinggi, para petani menutup tanamannya dengan plasik agar tidak terlalu banyak terkena air. Namun hal ini pun tidak banyak membantu karena tanaman tetap saja terendam air yang mengakibatkan buah menjadi busuk

Susahnya panen dan mendapatkan stroberi yang baik membuat harga stroberi di pasaran menjadi tinggi. Saat ini, harga grosiran naik menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Sedangkan untuk eceran menjadi Rp 45 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogram.
Diberdayakan oleh Blogger.