Golkar Janji Mati-matian Menangkan SMS

KOTA – Partai Golkar tidak mau setengah hati berada di barisan pasangan H. Sumantri-Samsi (SMS). Buktinya, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jatim Gatot Sudjito kemarin (16/4) sengaja turun gunung memanasi mesin partainya demi memenangkan pasangan incumbent di Pilkada 24 April nanti. Golkar optimistis mampu menyumbangkan 50 ribu suara setara dengan perolehan dalam Pileg 2009 lalu. ‘’Saya datang ke Magetan sebagai utusan partai untuk ikut menata mesin Golkar dalam pilkada nanti,’’ terang Gatot Sudjito kepada Jawa Pos Radar Magetan, kemarin.
Dari hasil evaluasi sementara, Gatot menilai mesin politik Golkar sudah bekerja maksimal. Pengurus dan kader partai berlambang pohon beringin itu sudah melakukan penggalangan massa sejak DPP resmi menjatuhkan dukungan ke SMS. Saat ini tinggal pemantapan konstituen. ‘’Ya sudah 95 persen persiapan kami menyongsong hari H pemungutan suara,’’ jelasnya.
Gatot menegaskan, kendati Golkar hanya sebagai partai pendukung, bukan berarti perannya di tim pemenangan SMS sebatas pelengkap. Golkar tetap profesional menggerakan mesin politik hingga tatanan bawah. ‘’Gerak kami riil di lapangan. Itu bisa dilihat dalam hasil pilkada nanti. Golkar pasti akan mampu berbuat banyak dalam tim pemenangan,’’ ujarnya.
Menurut dia, selama ini Golkar sengaja tidak mengerahkan massa saat kampanye SMS. Pihaknya lebih memilih tatap muka langsung. seperti dilakukan sepekan terakhir dengan baksos dan kegiatan kemasyarakatan lainnya. ‘’Banyak cara untuk bisa menggalang massa. Golkar memiliki rule sendiri mencari simpati masyarakat yang lebih mengena,’’ urainya.
Gatot berjanji terus mengawal mesin politik Golkar untuk memenangkan incumbent. Pihaknya tak mau lengah meski hasil survei menempatkan pasangan nomor urut 1 itu berada di posisi puncak. ‘’Sebelum hasil pilkada diketahui, kami belum akan berhenti untuk menggalang massa,’’ cetusnya.
Pasangan SMS rencananya akan memanfaatkan putaran terakhir masa kampanye hari ini (17/4) dengan mengerahkan massa besar-besaran. Kampanye terbuka akan dilaksanakan di Stadion Yosonegoro. SMS mencomot juru kampanye Puti Guntur Soekarno Putri, cucu Bung Karno. ‘’Untuk menampung massa yang mungkin mencapai puluhan ribu, kami akan memanfaatkan Stadion Yosonegoro untuk kampanye putaran terakhir,’’ kata Rinita Sofia Hadi, ketua tim pemenangan SMS.
Di sisi lain, pasangan Djoko Prabowo-Hartoto (Djowo-Toto) masih melakukan kampanye turun jalan seperti sebelumnya. Kali ini, wilayah yang menjadi perlintasan di Magetan selatan, timur dan utara. Selama keliling kampung, Djowo-Toto sempat dielu-elukan masyarakat. ‘’Berkeliling ke desa-desa. Kami kira lebih efektif mencuri simpati warga daripada dengan kampanye terbuka,’’ tutur Abraham Nurcahyo, humas tim pemenangan Djowo-Toto. 
 
 
Diberdayakan oleh Blogger.