Agung Lewis Komandan ’Bencana’

MAGETAN - Setelah melalui proses cukup pelik, Bupati Magetan H Sumantri membuktikan bahwa proses penanggulangan pasca bencana alam, perlu sebuah penanganan ekstra. Walhasil, kondisi tersebut memerlukan sebuah tim khusus, yang tidak hanya menginduk pada Badan Kesatuan Kebangsaan Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpollinmas) yang selama ini terjadi. ’’Itu sebabnya, kami melakukan mutasi ini. Kalau memang ada jabatan kosong, dan ada kadernya, maka harus segera diisi. Sehingga gerbong organisasi itu bisa bergerak,’’ ujar bupati Sumantri.

Ya, pada Jumat (1/11) lalu, bupati Sumantri untuk yang perdana (pasca menjabat sebagai bupati kembali), menggerakkan gerbong mutasi dan promosi jabatan. Salah satunya, dialamatkan kepada Agung Lewis. Camat Panekan ini, dipindahtugaskan di sebuah organisasi baru, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Itu tak lepas, dari kontroversi yang sempat mencuat, terkait tarik ulur urgensitas keberadaan BPBD di Magetan. ’’Bukannya kami kesulitan (menempatkan jabatan). Tapi kami harus mencari yang paling tepat. Merujuk pada dedikasi, loyalitas, kinerja hingga kualitasnya,’’ tegas Sumantri.

Meski sudah resmi mendirikan BPBD di Magetan, masih ada satu pekerjaan rumah (PR) besar bagi Sumantri, terkait jabatan tersebut. Yakni jabatan direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sayyidiman Magetan. Sebab, badan layanan umum daerah itu, sudah lama ditempati pelaksana tugas yakni Ehud Allawy.

Pun, jabatan Sekretaris Daerah (Sekretaris Daerah), juga kini masih dikomandani pelaksana tugas, yakni Mei Sugihartini yang merangkap Inspektur Inspektorat Magetan. ’’Kami sudah memegang sejumlah nama. Tapi kami akan mencari yang paling tepat. Khusus rumah sakit, kami berencana menempatkan seorang dokter untuk menjabat sebagai direktur. Itu semata-mata untuk menjaga kualitas pelayanan,’’ terang mantan Sekda Magetan ini.

Di sisi lain, bergeraknya gerbong mutasi tersebut, menyangkut sejumlah nama. Seperti Rahmad Edi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Lingkungan Hidup, kini menempati pos baru sebagai Asisten Administrasi dan Umum. Juga Bambang Setyawan, yang sebelumnya menahkodai Dinas Pekerjaan Umum, kini dipindah menggantikan Rahmad Edi sebagai Kepala Badan Lingkungan Hidup. Hergunadi, kabag Administrasi Pembangunan, dipromosikan menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum. Nama lain juga tercatut. Seperti Sujadi yang kini menjadi Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan. Juga Irianto yang ditunjuk menjadi Kabag Administrasi Pembangunan.

Mutasi lainnya juga terjadi di tingkat kecamatan. Seperti Kun Ichwan Hidayat yang ditugaskan menjadi Camat Panekan, menggantikan Agung Lewis yang menjadi komandan penanggulangan bencana daerah. Juga Suwito, yang mendapat promosi menjadi Camat Bendo, setelah ditinggal Wiji Suharto, setelah menjadi tersangka dugaan korupsi pembangunan kawasaan industri rokok (KIR). Ada pula nama Arif Ridwan yang menjadi Camat Karas dan Umar Said sebagai Camat Parang. Juga Yok Sudjarwadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Parang, dialihtugaskan menjadi Camat Barat.

Selain pejabat di kalangan eselon II dan III, 94 PNS lainnya dilantik sebagai pejabat eselon IV. Termasuk, tiga orang sebagai penilik sekolah. Total, ada 140 orang yang masuk dalam gerbong mutasi kali ini. (rud)
 
Diberdayakan oleh Blogger.